PBB Minta Israel-Palestina Patuhi Gencatan Senjata, Hamas Klaim Menang
Anggota DK PBB pun menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang dimulai 21 Mei yang lalu. Peran Mesir di balik gencatan senjata ini diakui.
GAZA, PEDOMANMEDIA - Dewan Keamanan PBB meminta Israel dan Palestina mematuhi penuh keputusan gencatan senjata setelah 11 hari konflik bersenjata. PBB berharap penanganan kemanusiaan jadi prioritas di hari-hari mendatang.
"Kepatuhan penuh pada gencatan senjata," kata DK PBB seperti dilansir AFP, Minggu (23/5/2021).
Anggota DK PBB pun menyambut baik pengumumna gencatan senjata tersebut yang dimulai 21 Mei yang lalu. Peran Mesir dan berbagai pihak di balik gencatan senjata ini diakui.
"Menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang dimulai 21 Mei dan mengakui peran penting Mesir, negara-negara kawasan lain," ungkap anggota DK PBB.
Tak hanya itu, DK PBB meminta aga semua pihak segera mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada penduduk sipil Palestina di Jalur Gaza.
"Kebutuhan segera untuk bantuan kemanusiaan bagi penduduk sipil Palestina, khususnya di Gaza," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, setelah gencatan senjata dicapai, Hamas mengklaim kemenangan dalam konflik dengan Israel. Hal itu disampaikan tokoh senior biro politik Hamas, Khalil al-Hayya, di hadapan warga Gaza, yang merayakan kesepakatan tersebut yang menambah kabar berita terkini Palestina.
"Ini adalah euforia kemenangan," kata Khalil seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/5/2021).
Hamas menyebut pertempuran selama 11 hari lamanya sebagai perlawanan sukses atas musuh yang lebih kuat secara militer dan ekonomi.
Warga Gaza Turun ke Jalan
Warga Gaza turun ke jalanan Gaza sambil meneriakkan takbir merayakan gencatan senjata yang diumumkan. "Allahuakbar... Alhamdulillah...," teriak warga Gaza merayakan gencatan senjata, seperti dilansir Reuters, Jumat (21/5/2021).
Mobil-mobil memenuhi jalanan utama Gaza, dengan para pengemudi membunyikan klakson bersahutan dan melambaikan bendera dari jendela mobil.
