Selasa, 25 Mei 2021 15:08

Kata Bupati Bulukumba Usai Canangkan '1.000 Rumpon': Cari Ikan tak Sekadar Insting

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mencanangkan Program 1.000 Rumpon.
Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mencanangkan Program 1.000 Rumpon.

Jika nelayan memiliki rumpon, maka peluang mendapatkan ikan lebih banyak. Tak sekadar mengandalkan insting.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Salah satu program unggulan yang menjadi janji Bupati Muchtar Ali Yusuf saat Pilkada yang lalu adalah program 1.000 Rumpon. Program ini akhirnya dicanangkan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bontobahari, Selasa (25/5/2021).

Dalam pencanangan 1.000 Rumpon ini Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini menyerahkan 2 buah rumpon siap pasang kepada anggota KUBE Nelayan Dua Putra atas nama Nandir.

Andi Utta mengaku program 1000 rumpon ini adalah asli dari dirinya berdasarkan pengalaman usahanya selama ini yang bergerak di sektor perikanan kelautan.

Baca Juga

"Kita memiliki garis pantai 128 kilometer. Untuk memaksimalkan hasil perikanan kita butuh rumpon, karena terumbu karang kita sedikit," ungkapnya.

Menurutnya 1000 itu adalah jumlah yang masih sedikit jika dilihat dari panjang garis pantai. Namun paling tidak rumpon ini akan menjadi lokasi fishing ground (lokasi tangkapan) untuk ikan layang dan ikan tuna.

Jika nelayan memiliki rumpon, maka peluang mendapatkan ikan lebih

banyak dibanding ketika hanya

mengandalkan insting dalam mencari

ikan di laut.

Rumpon yang menjadi Fishing Ground cenderung lebih pasti, karena ikan-ikan cenderung mencari benda-benda apung di tengah lautan untuk mencari makan. Sehingga ke depan Bulukumba bisa menghasilkan ikan tuna dan ikan layang lebih besar dan bisa dieksport

"Hitung-hitungannya 3 bulan pasca rumpon dipasang sudah bisa dipanen. Satu rumpon bisa menghasilkan seperdua ton ikan per dua minggu," pungkasnya.

Dalam melaksanakan program ini, Bupati berlatar pengusaha ini meminta untuk mengantisipasi kerusakan rumpon dengan tidak memasang di jalur kapal.

Salah seorang nelayan asal Kajang, Kamaruddin berharap program rumpon ini dapat dilaksanakan secara adil dan merata. Dan yang lebih penting bantuan alat rumponnya harus lengkap.

"Jangan hanya talinya saja dibantu. Tapi bantuan harus lengkap sehingga kita tidak mencari lagi dana untuk kebutuhan alat lainnya," pintanya.

Dalam laporannya, Kadis Perikanan Alfian Mallihungan menyampaikan bahwa produksi perikanan tangkap tahun 2020 mencapai 53.860,1 ton yang menjadikan Kabupaten Bulukumba menjadi produser perikanan tangkap terbesar di Sulawesi Selatan.

Nilai produksi Perikanan Tangkap pada tahun 2020 lanjutnya mencapai Rp. 1.346.273.000

"Adapun jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung untuk perikanan tangkap ini mencapai 12.603 orang," bebernya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Andi Utta melakukan dialog untuk menyerap aspirasi para nelayan.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf #Program 1.000 Rumpon
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer