BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Seorang pria melaporkan seorang pejabat Pemkab Bulukumba, Sulsel berinisial ABS ke kepolisian. Warga bernama Haerul Anwar (36) itu mengaku telah dianiaya dan diancam badik.
Haerul mengaku aksi penganiayaan dan pengancaman terhadap dirinya terjadi di kantor Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (DP3) Bulukumba, Senin (31/5/2021) siang.
“Tiba-tiba saja datang langsung memukul. Saya tidak tahu. Saya tidak ada masalah dengan dia (ABS). Bahkan, setelah saya dipukul dia mengeluarkan lagi badik dari tasnya,” kata Haerul kepada awak media di salah satu Warkop di Kota Bulukumba, Selasa (1/6/2021).
Akibat pemukulan itu, Haerul mengaku mengalami pusing dan sempat duduk di warkop yang berada tepat di samping kantor DP3 untuk menenangkan diri.
"Dia keluar lagi sambil bawa badik. Dia teriak, mauko melawan, karena katanya saya masih belum beranjak pergi jauh dari kantornya. Padahal saya pusing. Jadi tinggal duduk dulu," jelasnya.
Akibat kejadian ini, Haerul mengaku telah melaporkan aksi dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Ujung Bulu.
“Saya minta agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Karena saya tidak terima atas kejadian ini. Apalagi, saya tidak ada masalah dengan dia,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana harian (Plh) Kapolsek Ujung Bulu, AKP Andi Subhan membenarkan adanya laporan tersebut.
"Sudah melapor. Kejadian hari Senin tanggal 31 Mei 2021. Nanti akan dilakukan penyelidikan terhadap laporan dan dimintai BAP terhadap pelapor serta saksi-saksinya," katanya.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Jawab Polemik Proyek Irigasi Ballasaraja: Tanggung Jawab Pemkab Bulukumba
-
Beri Kuliah Umum di STAI Al Gazali, Andi Utta Berbagi Kiat Lawan 'Malas'
-
Hari ini Jokowi ke Bulukumba, akan Blusukan ke Pasar Rakyat Cekkeng
-
Kemenpora-Pemkab Bulukumba Gelar Kejuaraan Tarkam, Ada Atletik hingga Tarik Tambang
-
Pemkab Bulukumba Target Pencapaian KLA Naik Level di 2024