TORUT, PEDOMANMEDIA - Sekretaris Daerah Toraja Utara Rede Roni Bare menegaskan, anaknya (Tulis Setiadi Roni) tidak lagi terdaftar sebagai honorer di Pemkab Torut. Ia mengakui, Tulis Setiadi sebelumnya terdaftar sebagai honor daerah di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).
"SK yang saya pegang sekarang tidak ada anak saya. Pernah. Tapi itu 2017, 2018 sudah tidak ada mi. Di Perkimtan, pernah jadi honda di situ tapi saya yang kasi keluar," jelasnya, Jumat (4/6/2021).
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Pemkab Toraja Utara M Manurun buka-bukaan soal sengkarut honorer di Torut. Ia menyebut banyak OPD 'memelihara' honorer siluman, namun sulit teridentifikasi.
"Dulu di sini banyak tenaga honorer siluman, tapi kita susah awasi karena itu tanggung jawab dari masing-masing OPD," ungkap Manurun, Kamis (3/6/2021).
Menurut Manurun, yang lebih riskan, ada honorer yang masih terdaftar di OPD, padahal orangnya sudah pergi merantau. Data-data fiktif ini banyak yang tersebar di berbagai OPD.
"Mereka dikatakan pegawai kontrak tapi sudah merantau, makanya sekarang ada namanya validasi data," bebernya.
Manurun merinci, jumlah honorer yang ada di Toraja Utara sebanyak 4.279 orang. Data ini sesuai validasi tahun 2020. Namun pada tahun 2021 berkurang menjadi 4.103.
Ia mengaku data honorer fiktif itu belum sepenuhnya bisa ditertibkan. Saat ini masih dilakukan pendataan berkelanjutan agar bisa diidentifikasi keberadaan mereka.
Diakui, honorer siluman ini banyak melibatkan anak anak pejabat. Hanya saja kata Manurun, butuh validitas untuk mengidentifikasinya.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Tegaskan Pemberhentian 2.017 Honorer Sejalan Amanat UU
-
DPRD Minta Sudirman Cari Solusi Bagi 2.017 Honorer yang Diberhentikan Pemprov Sulsel
-
Terbongkar! Puluhan Honorer di Enrekang Ikut Seleksi PPPK Pakai SK Bodong
-
Masih Ada 1,7 Juta Honorer, Menpan RB Janjikan Pengangkatan Langsung CASN Tahun ini
-
Menpan RB: Tahun ini Honorer Guru-Nakes akan Diprioritaskan jadi ASN