Rabu, 09 Juni 2021 20:42

Petugas PSC Bulukumba Ngaku Gajinya Disunat, Dilakukan Tanpa Persetujuan

Edy Manaf saat melakukan sidak di PSC Bulukumba.
Edy Manaf saat melakukan sidak di PSC Bulukumba.

Menurut petugas PSC kalau pemotongan tersebut dilakukan tanpa ada persetujuan dan perjanjian kerja sebelumnya.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Carut marutnya persoalan di medis Public Safety Center (PSC) Bulukumba terus terkuak. Mulai dari fasilitas hingga dugaan pemotongan gaji petugas.

Informasi yang dihimpun wartawan di PSC Bulukumba, jalan Kusuma Bangsa, Caile, Ujung Bulu, Selasa, 9 Juni 2021 beberapa petugas curhat ke Wakil Bupati Bulukumba saat sidak.

Bukan hanya fasilitas, kondisi petugas sangat menprihatinkan, bahkan gaji petugas medis di PSC juga dipotong.

Baca Juga

"Sudah gaji Rp300 ribu per bulan, dipotong lagi kasihan Rp10 ribu, kasihan kami," ujar salah satu petugas medis PSC yang enggan disebut namanya kepada wartawan.

Menurut petugas PSC kalau pemotongan tersebut dilakukan tanpa ada persetujuan dan perjanjian kerja sebelumnya.

"Alasanya gaji saya dipotong karena saya sempat tidak masuk kantor, itu pun saya tidak masuk juga izin ada urusan keluarga," katanya.

Pemotongan gaji tersebut mulai dilakukan bulan April 2021 lalu sampai saat ini.

Sementara itu wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf mengatakan, akan menindak lanjuti semua keluahan petugas media PSC Bulukumba mulai dari pasilitas mobil ambulance yang rusak, sampai gaji petugas yang tertahan selama dua bulan terakhir.

Terkait dengan adanya informasi pemotongan gaji petugas medis PSC Bulukumba dirinya akan memanggil kordinator PSC bersama dengan kadis kesehatan untuk mengklarifikasi informasi ini.

"Kalau memang pemotongan ini tidak berdasar bisa dikatakan ini pungli dan sudah pasti ada sanksi yang akan kita jatuhkan kepada oknum yang memotong gaji pegawai medis," tegasnya.

Penulis : Irwansyah
Editor : Jusrianto
#Petugas PSC Bulukumba #Pemkab Bulukumba
Berikan Komentar Anda