TORUT, PEDOMANMEDIA - Dinas Kesehatan Toraja Utara menggelar pelayanan vaksin Covid-19 bagi tokoh agama/peserta SSA XXV Gereja Toraja dan Pelayan Publik serta pemeriksaan swab antigen di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (9/6/2021).
Dalam kegiatan tersebut Pemkab Torut bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Kadinkes Torut Elisabeth R Zakaria menjelaskan testing, tracing, dan treatment (3T) dilakukan karena selama ini pihaknya disorot kumpul-kumpul, baik pada apel gabungan maupun pada saat pelaksanaan Bupati Mobile di kecamatan.
"Kita adakan testing kepada semua pelayan untuk mendeteksi apakah kita ada yang terpapar, dan bila ada kita akan beri pengobatan supaya kita menjangkau siapa yang terpapar sebenarnya, ini adalah segi prepentifnya dan supaya mereka percaya bahwa apel ini ada maknanya, juga pelaksanaan Kantor Bupati Mobile sangat tertolong dan sangat bagus," jelasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Rede Roni mengungkapkan bahwa kewajiban Pemerintah Daerah adalah melakukan swab, selain penerapan 3M.
"Yang paling penting adalah tracing, bagaimana penelusuran supaya kegiatan yang dilakukan Pemerintah daerah melalui pelayanan itu diyakinkan bahwa tidak ada diantara kita yang terkonfirmasi, dan meyakinkan kita bahwa perintah sudah melakukan pencegahan kepada warganya bagi para ASN, ini adalah inovasi Pemkab," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut