Jumat, 11 Juni 2021 06:40

Administrasi Pemkab Kacau, Koalisi Mahasiswa Minta Sekda Wajo Mundur

Koalisi mahasiswa Wajo berunjuk rasa meminta Sekda Wajo mundur dari jabatannya.
Koalisi mahasiswa Wajo berunjuk rasa meminta Sekda Wajo mundur dari jabatannya.

Apa yang dilakukan Sekda Wajo mempermalukan bupati dalam hal administrasi. Banyak kekacauan administrasi karena buruknya kinerja sekda.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Koalisi Aksi Mahasiswa Wajo Bela Rakyat berunjuk rasa menuntut Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo Amiruddin A mundur dari jabatannya, kemarin. Sekda dinilai melakukan banyak pelanggaran yang merugikan ASN.

"Dalam hal administrasi sangat mengganjal, terutama yang menjadi polemik belakangan ini yakni persuratan," kata jendral lapangan, Risal Ahmadi saat berunjuk rasa di gedung DPRD Makassar.

Selain perihal administrasi, mahasiswa juga menyoroti kebijakan Sekda sebagai pimpinan tertinggi ASN, soal sistem TPP yang berbelit-belit dan membebani ASN.

Baca Juga

"Sistem TPP ASN yang berbelit-belit dan menyulitkan ASN, ditambah kebijakan absensi sebanyak 4 kali dalam sehari menjadi 2 kali sehari dan aplikasi yang digunakan tidak konek dengan lokasi," katanya.

Keluhan-keluhan atas tidak kompetennya Sekda Wajo menyikapi persoalan itu menjadi tolak ukur mahasiswa meminta agar Sekda Wajo dicopot.

Salah satu orator, Ferdiansyah juga menyebutkan, bahwa apa yang dilakukan Sekda Wajo mempermalukan bupati dalam hal administrasi. Kata dia, banyak kekacauan administrasi di pemda karena buruknya kinerja sekda.

"Ini bukanlah permasalahan kecil. Kalau hal ini berlarut-larut akan jadi apa Wajo ke depannya," katanya.

Anggota DPRD Wajo, Elfrianto yang menerima aspirasi itu menyebutkan bahwa perihal apa yang disampaikan oleh mahasiswa adalah polemik lama yang memang terjadi.

"Ini polemik ini sudah lama. Bahkan kami sering dapat persuratan tidak sesuai dengan SOP. Ini perlu kita sikapi, kita evaluasi, kami anggota dewan sangat perhatikan, dan perlu diapresiasi," katanya

Olehnya, mahasiswa pun mengultimatum lembaga legislatif untuk sesegera mungkin menindaklanjuti aspirasi itu.

Bahkan, dalam tenggat waktu 1x24 jam, mahasiswa meminta agar DPRD Wajo telah memberi jawaban atas tindak lanjut aspirasi tersebut.

"Kami memberi tenggat waktu 1 x 24 jam agar DPRD Wajo segera memberikan jawaban atas aspirasi kami. Jangan biarkan aspirasi masyarakat terkatung-katung," kata salah satu mahasiswa, Syaifullah.

Syaifullah menambahkan akan melakukan aksi lanjutan dengan tuntutan yang sama tapi dengan massa yang lebih besar lagi apabila tak ada tindak lanjut dari lembaga legislatif.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Sekda Wajo #Pemkab Wajo #Sekda Wajo Didemo
Berikan Komentar Anda