Jumat, 11 Juni 2021 09:01

Kala Bantahan Nurdin Abdullah Dijawab Telak KPK: Bantah, tapi Ngambil Uang

Salah satu pengusaha yang ikut bersaksi dalam sidang suap Nurdin Abdullah kemarin.
Salah satu pengusaha yang ikut bersaksi dalam sidang suap Nurdin Abdullah kemarin.

Nurdin Abdullah tiga kali pertemuan dengan Sari Pudjiastuti. Namun ia ngaku tidak pernah menyuruh Sari untuk memenangkan Agung Sucipto.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah membantah sejumlah kesaksian dalam sidang kemarin. Jaksa KPK pun memberi balasan telak atas bantahan Nurdin itu.

Nurdin Abdullah dihadirkan secara daring dalam sidang kasus suap di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (10/6/2021). Nurdin menyebut bahwa dirinya selama ini hanya bekerja dengan profesional dan tidak pernah menyuruh siapapun untuk memenangkan Agung Sucipto dalam proyek jalan Palampang-Munte-Botolempangan.

"Saya kenal Agung Sucipto, memang selama ini hasil kerjanya bagus, awet. Tapi saya tidak pernah menyuruh ibu Sari untuk memenangkan Agung, tidak pernah meminta Edy Rahmat untuk meminta," ujar Nurdin.

Baca Juga

Diakuinya, ada tiga kali pertemuan dengan Sari Pudjiastuti. Diantaranya terjadi di rumah pribadinya, di rumah jabatan, dan di Kantor Gubernur Sulsel. Namun kata Nurdin, dirinya sama sekali tidak pernah menyuruh Sari untuk memenangkan Agung Sucipto.

"Nda pernah saya suruh. Itu fitnah," ucapnya.

Nurdin mengaku sangat terpukul dengan kesaksian Sari. Ia merasa semua orang saat ini meninggalkannya. Padahal uang fee kata dia, sama sekali tidak dinikmatinya.

"Saya nda terima. Nda nikmati apa-apa," ketusnya.

Terlebih menurut kesaksiannya di hadapan Majelis Hakim, uang dari H Momo sebesar Rp1 miliar yang disebut-sebut Sari Pudjiastuti kata Nurdin justru digunakan untuk memenangkan salah satu kandidat di Pilkada Bulukumba.

"Uang itu diserahkan kepada Karaeng Lompo untuk pemenangan kandidat yang kami usung. Tommy dan Makkasau," bebernya.

Kendati begitu, Jaksa Penuntut Umum KPK Ronald Worotikan menilai berbeda. Dia mempersilakan Nurdin membantah semua keterangan saksi-saksi. Hanya saja menurutnya, bantahan Nurdin tersebut bukan menjadi dasar.

"Boleh saja membantah tapi fakta sidang (keterangan saksi) sudah cukup memberi gambaran. Memang tadi ada beberapa keterangan yang dibantah. Tapi Kitakan ngomong fakta saja. Ada baberapa kontraktor, ada yang namanya Feri yang ternyata terungkap malah memberi uang ke tersangka (Nurdin)," ungkapnya.

Jika nanti Nurdin belum mau mengakuinya, kata Ronald pihaknya akan menghadirkan lagi saksi-saksi yang lain.

"Kita pasti akan mencari dari saksi yang lain. Dan kalau dikaitkan dengan fakta yang lain. Secara nyata sudah jelas. Kontraktor-kontraktor ini siapa. Nurdin tahu kok dan mengakui kalau semuanya merupakan kontraktor dan dia tetap mengambil uang kan," pungkasnya.

Editor : Muh. Syakir
#Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah #Skandal Suap Nurdin Abdullah #KPK
Berikan Komentar Anda