Jelang Sekolah Tatap Muka, Hidayat: Pendidikan Kita Hilang Arah, Disdik Harus Jemput Bola
Politisi PDIP itu mendorong Disdik untuk menjemput bola mencarikan solusi yang jelas terkait arah pendidikan.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi D DPRD Makassar Al Hidayat Samsu meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar menjemput bola jelang sekolah tatap muka.
"Persoalan tatap muka, kami berharap Pemkot Makassar dalam hal Dinas Pendidikan untuk cepat menjemput bola terkait dengan arah pendidikan kira ke depan. Mengingat proses pembelajaran daring ini, bisa dikatakan tidak efektif bagi anak-anak. Sehingga yang menjadi korban ada kualitas peserta didik," tegasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (12/6/2021).
Politisi PDIP itu mendorong Disdik untuk menjemput bola mencarikan solusi yang jelas terkait arah pendidikan.
"Kalau menurut pemerintah jika ini (pembelajaran tatap muka belum aman) maka yang harus dilakukan adalah penggantian atau mempermantap sistem pembelajaran online ini. Sebenarnya masyarakat/orang tua didik ingin Makassar melakukan sekolah tatap muka, tapi saat ini beberapa pihak saat ini masih oranye dan rawan," tambahnya.
"Tapi di lain pihak, masyarakat ingin sekolah. Kami berharap dalam hal ini Disdik Makassar untuk mencari sampling 1 atau 2 sekolah untuk tatap muka dengan juknis yang ada. Sehingga itu menjadi evaluasi, karena kalau kita tidak memulai, maka tidak ada evaluasi untuk pendidikan kita. Mengingat anak-anak sudah rindu dengan anak-anak," jelasnya.
Legislator termuda di DPRD Makassar itu juga meminta seluruh Kepsek mempersiapkan infrastruktur untuk sekolah tatap muka. Kepsek menginstruksikan tenaga pendidiknya semua divaksin.
"Sekarang kan hampir 80 persen. Kami juga meminta pihak sekolah engundang orang tua, karena untuk mengembalikan sekolah tatap muka harus melalui Komite atas izin orang tua," bebernya.
"Ketika tidak diizinkan, maka tidak ada jalan untuk kembali ke sekolah. Jadi harapan saya, pihak sekolah untuk mempersiapkan infrastruktur seperti masker, hand sanitizer, jaga jarak, disinfektan," pungkasnya.
