Tim Pengendali Banjir Bulukumba Ungkap Keruk 7 Km Drainase dalam 3 Bulan
Tim Pengendali Banjir yang dibentuk Bupati Bulukumba dinilai sukses dalam 100 hari kerja. Tim ini sudah mengeruk belasan kilometer kanal dan drainase.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Tim Pengendali Banjir bentukan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengungkapkan telah menyelesaikan pengerukan 3 zona dalam tiga bulan. Pengerukan ini sangat strategis untuk menekan potensi genangan dalam kota.
"Seandainya dianggarkan, tim teknis menghitung anggaran yang dikeluarkan sudah Rp3,153 miliar. Sebagian besar bantuan pribadi pak bupati," kata Ketua Tim Pengendali Banjir Andi Zulkifli Indrajaya saat ditemui wartawan di Grand 99, Kamis (17/6/2021).
Menurut dia, Tim Kendali Banjir telah mengeruk 3 zona prioritas dalam meminimalisir banjir.
"Zona 1 dengan membuat saluran ke Sungai Bialo dan Lajae mengantisipasi kiriman air dari Irigasi Battu," paparnya.
Kemudian, lanjutnya, zona 2 dengan pembersihan drinase dalam kota Bulukumba yang totalnya kalau digabungkan semua yakni 7 kilometer.
"Zona 3 yakni pengerukan kanal-kanal yang totalnya mencapai 4,7 kilometer," ujar Zulkifli didampingi Kabag Protokol Pemkab Bulukumba, Dedi Rahmadi.
"90 persen telah dilakukan pembersihan di zona rawan banjir. Secara keseluruhan mengangkat 35 ribu kubik sedimen ataupun sampah," paparnya menambahkan.
Zulkifli merinci bahwa jumlah personel tim pengendali banjir sebanyak 433 orang dari berbagai unsur OPD.
"Dari Satpol PP, Damkar, BPBD, Dinas Sosial, PSDA, PUPR. Termasuk bantuan peralatan dan mobil dari Dinas Perikanan, Dinas Pertanian hingga Lingkungan Hidup," jelasnya.
Ia menuturkan, Tim Pengendali Banjir yang dibentuk Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dinilai sukses dalam 100 Hari Kerja.
Tim yang merupakan kolaborasi dari beberapa unsur OPD itu menunjukkan hasil yang bermanfaat secara nyata dan kasat mata.
Terbukti mampu membuat terobosan dengan membersihkan kanal dan membuat saluran air yang mengurangi dampak banjir.
Selain itu, tim ini secara kasat mata menjadi inspirasi dan memberikan semangat baru dalam menyelesaikan masalah.
"Memang tim ini dibentuk oleh Bapak Bupati. Pertama kalinya semua OPD terkait berkolaborasi menyelesaikan persoalan secara bersama-sama khusunya banjir," kata Andi Zulkifli Indrajaya yang juga Kepala Dinas PSDA Kabupaten Bulukumba.
Selama bekerja sejak 4 Maret 2021 lalu, tim ini katanya telah bekerja keras secara efisien tanpa dana APBD.
