Minggu, 18 Oktober 2020 07:59

KPK akan Tinjau Ulang Pembelian Mobil Dinas, ICW: Harusnya Dihentikan

Ilustrasi
Ilustrasi

Pembahasan itu bisa menimbulkan penafsiran bermacam-macam. Sebab jika dalam pembahasannya dianggap layak dan isu itu mereda di publik, bisa saja dilanjutkan kembali.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - KPK akan meninjau ulang rencana pembelian mobil dinas bagi pimpinan dan pejabat struktural. Namun Indonesian Corruption Watch (ICW) mendesak agar rencana itu tak sekadar ditinjau, tapi juga dihentikan.

"Kalau ditinjau artinya ada kemungkinan dilanjutkan kembali. ICW mendesak agar itu dihentikan proses pembahasannya," ujar peneliti ICW Kurnia Ramadhana, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Kurnia, meninjau ulang pembahasan itu bisa menimbulkan penafsiran bermacam-macam. Sebab jika dalam pembahasannya dianggap layak dan isu itu mereda di publik, bisa saja dilanjutkan kembali.

Baca Juga

Kurnia menyebut rencana itu sama persis dengan rencana kenaikan gaji pimpinan KPK, yang diisukan mencapai Rp 300 juta lebih. Saat itu pimpinan KPK seolah-olah menolak, tetapi pembahasan tersebut diduga tetap berlanjut.

"Kita sebenarnya berharap agar Dewas KPK yang proaktif menghentikan pembahasan itu. Dewas juga harus memanggil pimpinan KPK untuk meminta penjelasan siapa yang berperan dalam rencana itu," paparnya.

Dikatakan Kurnia, ini penting untuk mengetahui apakah kesepakatan ini dihasilkan secara kolektif, atau hanya beberapa orang pimpinan saja.

"Inikan bisa menimbulkan banyak persepsi. Orang bisa beranggapan KPK tidak lagi punya tujuan utama memberantas korupsi. Tapi untuk menikmati fasilitas," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, mobil jabatan untuk Ketua KPK dianggarkan sebesar Rp 1,45 miliar. Sedangkan untuk 4 Wakil Ketua KPK, masing-masing dianggarkan Rp 1 miliar. Spesifikasinya mobil 3.500 cc.

Sementara itu, untuk mobil jabatan 5 Dewas KPK, masing-masing dianggarkan Rp 702 juta sehingga totalnya Rp 3,5 miliar lebih. Anggaran mobil Rp 702 juta itu juga disiapkan untuk 6 pejabat eselon I KPK. Selain itu ada pula anggaran mobil dinas jabatan untuk eselon II di KPK.

 

Editor : Muh. Syakir
#ICW #KPK #Mobil Dinas KPK #Dewas KPK
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer