Kamis, 24 Juni 2021 18:37

Fraksi PKB Dukung Renovasi Pasar Sentral: Kita Ingin Bulukumba Jadi Pusat Oleh-oleh

Ketua Fraksi PKB DPRD Bulukumba Fahidin.
Ketua Fraksi PKB DPRD Bulukumba Fahidin.

Fraksi PKB DPRD Bulukumba menegaskan akan mendukung langkah pemerintah untuk merenovasi Pasar Sentral Bulukumba.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Rencana renovasi pembangunan Pasar Sentral Bulukumba yang terletak di Jalan Poso Bulukumba-Sinjai dan Bantaeng mendapat respon dan berbagai tanggapan. Salah satunya Fraksi PKB (F-PKB) DPRD Kabupaten Bulukumba.

Fraksi PKB DPRD Bulukumba menegaskan akan mendukung langkah pemerintah untuk merenovasi Pasar Sentral Bulukumba.

"Itu gagasan bupati dan Fraksi PKB mendukung. Sebab kita menginginkan Bulukumba ini tempat beli (Pusat) Oleh-oleh. Mulai dari sendal jepit, baju, semuanya. Mesti dibeli di Bulukumba," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Bulukumba Fahidin HDK, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga

Fahidin menyebut bahwa sebenarnya pemerintahan sebelumnya sudah mau melakukan renovasi, tapi terkendala dengan anggaran. Alasannya, tidak ada uang dengan menggunakan APBD.

"Tapi kalau ada keberanian meminjam, saya kira tidak apa-apa. Saya akan mendukung untuk rencana renovasi pasar ini dan itu di komisi kami," katanya.

Ia menjelaskan, rencana renovasi Pasar Sentral merupakan keinginan dari Bupati Muchtar Ali Yusuf yang disampaikan ke publik. Namun, prosesnya belum diketahui pasti.

"Okelah. Tapi prosesnya ini belum kita tahu apa-apa karena kalau mau gunakan APBD Perubahan, tidak ada itu. Tidak ada uang di APBD Perubahan. Kita ini nihil di APBD Perubahan," ujar Fahidin.

"Kalau dia mau pinjam uang, silahkan. Saya kira meminjam itu tidak ada masalah sepanjang DPRD setuju. Dan harus ada analisa kemampuan membayar, kemampuan keuangan daerah. Saya kira silahkan lah untuk kepentingan rakyat," tambahnya.

Meski demikian, Ketua DPC PKB Bulukumba itu meminta Pemkab untuk memperjelas status kepemilikan Pasar Sentral dengan Kopindo.

"Kopindo ini belum menyerahkan secara yuridis. Tapi secara de facto sudah tiga tahun kita kuasai. Kalau Kopindo sudah tidak bisa ditemukan, maka harus ada langkah hukum yang diambil pemerintah," jelasnya.

"Kemudian merelokasi itu penting. Jangan merugikan pedagang pasar. Harus refresentatif dan tidak kumuh," tambah Fahidin.

Sebelumnya, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan pasar sentral ini merupakan pusat perputaran roda perekonomian. Sebab itu, pembangunannya harus segera dikerjakan demi meningkatkan produktifitas warga di bidang ekonomi. Selain itu, pasar ini nantinya diharap menjadi pusat perdagangan di wilayah selatan-selatan Sulsel.

“Pasar Sentral ini program prioritas kami. Pasar Tanete juga. Pantai merpati dengan luas dan pantai cantik semua akan jalan. Di perubahan kita akan mulai,” kata Andi Utta kepada awak media di Kantor Bupati Bulukumba, beberapa waktu lalu.

Ia mengurai, kebanyakan warga Bulukumba konsuntif. Hanya saja mereka tidak membelanjakan uangnya di Bulukumba. Melainkan di tempat lain, sehingga di pemerintahan ini berusaha agar uang orang Bulukumba dapat dibelanjakan di pasar Sentral.

“Indikator suatu daerah meningkat ekonomi atau tidak semua ditentukan oleh perdagangan di pasar. Apakah daya beli membaik atau jelek itu dilihat di pasar. Nah, pasar ini harus bagus,” jelas CEO PT Amaly Group tersebut.

Menurutnya pasca pasar sentral rampung, pihaknya akan berusaha menghadirkan pedagang barang-barang yang bermerek dengan menyiapkan tempat. Tujuannya, agar masyarakat Bulukumba tidak lagi membelanjakan uangnya di Jakarta maupun di tempat lainnya.

“Kita akan jadikan pasar modern. Kita akan tuntun para pedagang. Ini supaya warga Sinjai, Selayar dan Bantaeng bisa belanja di sini. Tidak mesti harus ke Makassar lagi,” kata Andi Utta.

Penulis : Saiful
Editor : Jusrianto
#DPRD Bulukumba #Fraksi PKB #Pasar Sentral Bulukumba #Pemkab Bulukumba
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer