Senin, 19 Oktober 2020 07:54

Liga 1 tak Pasti Digulir November, Klub-klub Khawatir Bangkrut

Liga 1 tak Pasti Digulir November, Klub-klub Khawatir Bangkrut

Secara psikologi tekanan sangat terasa bagi pemain karena harus vakum. Sementara manajemen mengalami kemerosotan akibat tidak stabilnya pendapatan.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Shopee Liga 1 belum dipastikan akan dilanjutkan pada November bulan depan. Situasi yang menentu ini membuat beberapa klub mulai khawatir dengan masa depan para pemain.

"Ada banyak kekhawatiran saat liga dibekukan dalam waktu panjang. Selain nasib klub, masa depan pemain juga. Karena itu harus ada opsi bagi pemain agar mereka tak benar benar vakum," ujar CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, Minggu (19/10/2020).

Menurut Yoyok, harus diakui sejak liga dibekukan, klub merasakan pukulan dari berbagai sisi. Baik secara finansial maupun psikologi. Secara finansial berdampak besar bagi manajemen dan kemudian ikut berimbas pada kesejahteraan pemain.

Baca Juga

Secara psikologi kata Yoyok, tekanan sangat terasa bagi pemain karena harus vakum. Sementara manajemen mengalami kemerosotan akibat tidak stabilnya pendapatan.

"Kita sangat berharap Liga 1 segera digulirkan. Tapi tentu kita kembalikan kepada PSSI karena ini menyangkut keselamatan pemain juga," katanya.

Yoyok Sukawi mengatakan jika Liga 1 dilanjutkan, maka element di dalam klub pasti senang. Namun jika tidak dilanjutkan, pria asal Semarang, Jawa Tengah, itu menyebutkan klub akan bangkrut.

"Kami berharap setidaknya kompetisi tetap berjalan dengan segala kelemahannya. Minimal kami masih bisa memberi uang makan ke pemain dan seluruh stakeholder sepak bola Indonesia," katanya.

Senada dengan Yoyok, manajemen Bali United juga masih menunggu nasib Shopee Liga 1 2020. Mereka juga berharap Polri segera mencabut larangan liga dan mengizinkan dimulai November nanti.

Persiapan panjang sudah dilakukan Bali United menyambut lanjutan kompetisi yang seharusnya sudah digelar mulai 1 Oktober. Serdadu Tridatu telah berkumpul dan berlatih sejak 3 Agustus lalu.

Sayang, persiapan matang yang sudah dilakukan menjadi sia-sia. Beberapa hari menjelang kick-off Liga 1, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengumumkan tak memberi izin penyelenggaraan sepakbola.

"Semoga masih ada perubahan mengenai perizinan ini. Tim Bali United selalu siap apapun opsi yang akan digelar dalam lanjutan Liga 1 tahun ini. Terpenting Bali United sudah sangat siap untuk lanjutan Liga 1 tahun ini," kata CEO Bali United Yabes Tanuri dilansir dari laman resmi klub.

Yabes Tanuri memastikan bahwa semua klub sepakat untuk ikut serta dalam lanjutan kompetisi. Hal itu sesuai dengan kesepakatan yang diambil PSSI, PT LIB, dan 18 klub dalam rapat extraordinary di Yogyakarta pada 13 Oktober lalu.

Jadi, semua klub siap tampil kapanpun kompetisi Shopee Liga 1 2020 akan mulai lagi. Ada tiga opsi yang disiapkan, yakni kompetisi lanjut pada November, Desember, atau Januari 2021.

Editor : Muh. Syakir
#Shopee Liga 1 #PSSI #Liga 1 Masih Vakum
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer