BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bulukumba Andi Zulkarnain Pangki meminta Dinas Perhubungan (Dishub) mengaktifkan kembali tiga bus wisata gratis. Saat ini tersisa satu unit bus yang beroperasi.
Menurut Politisi PAN itu, bus wisata yang dilaunching pada Februari 2021 lalu, sangat vital untuk kemajuan pariwisata di kabupaten berjuluk 'Bumi Panrita Lopi'. Sebab, masyarakat yang terkendala kendaraan juga dapat berwisata.
"Kan banyak masyarakat tidak punya kendaraan. Dengan adanya bus wisata gratis ini, tentu akan membantu masyarakat menikmati pariwisata Bulukumba," kata Zulkarnain Pangki di ruang kerja Komisi C DPRD Bulukumba, Rabu (30/6/2021).
Ia menyebut, Bulukumba ini sebagai salah satu kabupaten di Sulsel yang unggul dari sektor pariwisata. Olehnya, Dishub harus memikirkan ulang perencanaan dan pengelolaan bus wisata gratis.
"Kenapa kini tersisa satu unit dari tiga bus yang dilaunching pada Februari?. Apakah memang karena perencanaannya kurang matang?," ujar Zulkarnain Pangki.
"Saya kira OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, harus memikirkan ulang dan merencanakan matang-matang," pintanya menambahkan.
Zulkarnain Pangki, yang juga disebut-sebut bakal naik level di medan pertarungan Pileg 2024 mendatang, meyakini bahwa bus wisata akan berdampak pada peningkatan PAD atau Pendapatan Asli Daerah.
"Selain berdampak pada masyarakat luas, kehadiran bus wisata juga akan menambah PAD kita. Saya yakin itu," katanya.
Ia menyayangkan jika Dishub mengurangi armada bus wisata dengan asalan refocusing. Sebab, kata legislator 3 periode itu, bus wisata ini sangat penting, sehingga anggarannya tidak boleh direfocusing.
"Jadi yang refocusing itu adalah hal-hal yang kurang bermanfaat bagi masyarakat. Nah, bus ini sangat besar manfaatnya. Kenapa direfocusing?. Sekali lagi harus dipikirkan ulang," tegasnya.
Zulkarnain juga menanggapi alasan pandemi COVID-19, sehingga bus wisata ini dikurangi. Menurutnya, ada cara untuk tetap menjaga stabilitas pariwisata. Tak mesti bus wisata dimatikan.
"Kan warga yang berwisata harus mematuhi imbauan pemerintah, dengan menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker dan lainnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Dishub Bulukumba mengurangi jumlah armada Bus Wisata Gratis dengan rute Lapangan Pemuda Bulukumba menuju Pantai Tanjung Bira itu, memanjakan wisatawan sekali dalam sepekan.
Dari tiga bus yang dilaunching pada Februari 2021 lalu, kini tersisa satu unit yang beroperasi. Satu unit ini, masih melayani warga masyarakat yang ingin berwisata ke Pantai Bira.
"Tinggal satu unit beroperasi karena anggaran bahan bakar terbatas. Apalagi saat ini masih pandemi COVID-19," kata Kepala Dishub Bulukumba Haerul Nurdin, Jumat (25/6/2021) lalu.
Haerul menjelaskan, pengurangan bus wisata disebabkan refocusing, yang memangkas habis anggaran di Dinas Perhubungan. Termasuk untuk membiayai bahan bakar dan pemeliharaan bus.
”Program ini harus tetap berjalan, meski untuk sementara kita biayai dari uang pribadi dulu,” katanya.
Selain alasan refocusing, Haerul mengaku pengurangan jumlah armada karena alasan pandemi COVID-19. Tujuannya agar wisata Bulukumba tak menjadi penyebab penyebaran Corona.
BERITA TERKAIT
-
PERSPEKTIF: Samsir, 15 Tahun jadi Jurnalis, Kini ke Parlemen Bulukumba
-
Kursi Golkar Bertambah di DPRD Bulukumba, Kader Saling Sikut Berebut Tiket Pilkada
-
Pilbup Bulukumba: Jamal-Pipink All Out, Rijal Masih Tes Ombak
-
Demokrat Bulukumba Moncer di Pileg: Tambah Kursi DPRD, Pusat Menang Besar
-
PKB Bulukumba Dorong 6 Kader Maju di Pilkada 2024, Ada 2 Srikandi