Rabu, 07 Juli 2021 15:56

Cerita Pilu Ibu Korban Pencabulan di Bulukumba: Dia Sering Nangis

Orang tua korban kasus pencabulan di Bulukumba.
Orang tua korban kasus pencabulan di Bulukumba.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bayu Wicaksono Febrianto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Bahkan, sudah ada beberapa yang telah diambil keterangannya.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Warga di Kabupaten Bulukumba, SI (28) menceritakan kisah pilu yang dialaminya. Sebab anaknya, NF (11), diduga dicabuli oleh dua lelaki, pada 2020 lalu, namun baru mengetahui peristiwa tersebut.

"Kejadiannya sudah sekitar setahun lalu. Tapi saya baru tahu setelah melihat ada kelainan. Dia (NF) sering nangis," kata SI kepada awak media di salah satu kafe di bilangan kota Bulukumba, Selasa (6/7/2021) malam.

Awalnya, dia tahu setelah sang anak NF mandi sore di rumahnya, pada Selasa (22/6/2021) lalu. SI melihat ada yang aneh pada diri anaknya. Dia pun mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi.

Baca Juga

"Setelah mandi, dia telanjang di depanku. Saya melihat ada kelainan. Kemudian saya tanya, kenapa begitumu nak? Dia langsung tertunduk, diam. Tapi saat itu dia belum jawab" kata SI dengan mata berkaca-kaca.

Lebih lanjut ibu muda ini mengurai, setelah salat magrib, dia melihat bagian sensitif itu ke ponakan dan adiknya yang bungsu. Setelah itu, dia bandingkan dengan bagian anaknya.

"Kenapa anakku ini berbeda? Saya terdiam beberapa menit. Saya tanya-tanya lagi anakku, kenapa itu anumu nak?. Tidak adaji teman laki-laki ta? Dia jawab tidak ada mak," ujarnya.

Dia semakin mendekati anaknya. Kemudian merangkulnya, sembari berbisik ke telinga NF.

"Saya bisik di telinganya, kenapa pale begitu? Bilangki karena beda ini anuta sama sepupu dan tante ta," kata SI.

"Langsung dia sebut itu yang dua orang. Om LU dan Om IF mama. Di situ saya menangis. Malam itu juga saya melapor ke Polres," tambahnya.

Dari peristiwa yang dialami anaknya, SI berharap penegakan hukum dan keadilan. Apalagi, psikis anaknya NF saat ini, kerapkali muncul rasa trauma.

"Saya udah dipanggil pihak kepolisian. Diambil keterangan," tukasnya.

SI membeberkan, dia dan anaknya tinggal terpisah. Dia di Jawi-jawi. Sementara NF tinggal bersama neneknya di Kecamatan Gantarang.

"Dia di rumahnya neneknya. Di daerah sana kejadiannya," jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bayu Wicaksono Febrianto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Bahkan, sudah ada beberapa yang telah diambil keterangannya.

"Kami sudah terima laporannya. Pun, sudah ada saksi yang diperiksa, yaitu korban dan orangtuanya. Kita juga masih menunggu hasil visum," katanya di Mapolres Bulukumba, Rabu (7/7/2021).

Dia menambahkan langkah selanjutnya, pihaknya akan melakukan pendalaman untuk memperjelas kasus tersebut.

"Kejadian ini setahun yang lalu. Jadi perlu pendalaman," imbuhnya.

Penulis : Saiful
Editor : Jusrianto
#Satreskrim Polres Bulukumba #Kasus Pencabulan
Berikan Komentar Anda