Jumat, 23 Juli 2021 07:21

Kejati Sulsel Pamer Kinerja di HBA ke-61: Enam Bulan Selamatkan Rp19 M

Kejati Sulsel menyampaikan catatan keberhasilan dalam menyelamatkan keuangan negara, Kamis (22/7/2011).
Kejati Sulsel menyampaikan catatan keberhasilan dalam menyelamatkan keuangan negara, Kamis (22/7/2011).

Dalam 6 bulan Kejati Sulsel menyelamatkan Rp19 miliar. Penyelamatan keuangan negera itu, dari beberapa kasus korupsi.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mengungkap catatan keberhasilan dalam enam bulan terakhir. Capaian paling progresif adalah menyelamatkan uang negara Rp19 miliar lebih dari sederet kasus korupsi.

Torehan ini menjadi kado tersendiri bagi Kejati Sulsel dalam memperingatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Kamis (22/7/2021). HUT Adhyaksa kali ini mengangkat tema Berkarya Untuk Bangsa.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, R Febrytrianto mengatakan Kejati Sulsel selama enam bulan terakhir telah mencatatkan kinerja yang cukup memuaskan. Bahkan kata Dia, pihaknya telah berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara hingga mencapai Rp 19.138.395.246 dari perkara di bidang Tindak Pidana Khusus.

Baca Juga

Menurut Febrytrianto, penyelamatan keuangan negera itu, diselamatkan dari beberapa kasus. Seperti kasus dugaan tindak pidana korupsi TPPU pemberian Kredit Usaha Mandiri dan KUL di Bank Sulselbar Cabang Utama Bulukumba, dengan tersangka berinisial R.

Kemudian, dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam penertiban sertifikat kawasan hutan produksi Mapongka Kecamatan Mangkendek, Kabupaten Tana Toraja atas nama tersangka inisial MAR dan A.

"Perkara itu ada dalam tahap penyelidikan sebanyak tiga perkara," kata Kajati Sulsel didampingi Aspidsus, Aspidum dan Asintel Kejati Sulsel, Kamis (22/7).

Tidak hanya itu saja, pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, memulihkan kerugian negara sebesar Rp2.329.745.693. Uang itu dari pengembalian pinjaman dari tujuh kreditur PT Permodalan Nasional Madani ( PT PNM) perwakilan Makassar.

"Untuk perjanjian kerja sama (PKS) Bidang Datun sudah dilakukan bersama Datun dengan PT PLN, PT Bank Sulselbar, PT Semen Tonasa dan Perum Bulog," ujarnya.

Penulis : Muh. Chaidir
Editor : Muh. Syakir
#Hari Bakti Adhyaksa #Kejati Sulsel #Kasus Korupsi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer