Rabu, 28 Juli 2021 13:46

Ikut Bertarung di Musda, Bacalon Minta Nirwan Mundur Jadi Plt Ketua Golkar Bulukumba

Bacalon Musda Golkar Bulukumba saat menggelar Konferensi Pers.
Bacalon Musda Golkar Bulukumba saat menggelar Konferensi Pers.

Bacalon AM Sukri Sappewali yang menginginkan agar pertarungan Musda dapat berlangsung secara fair. Termasuk, menanggapi posisi Plt Ketua Golkar yang juga ikut ring Musda.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Pengambilan formulir pendaftaran bakal calon (Bacalon) Ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba, resmi ditutup, Selasa (27/7/2021) pukul 16.00 Wita. Hingga panitia pelaksana menutup, tercatat enam Bacalon yang telah mengambil formulir.

Namun, Pelaksana tugas Ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin Paladangi diminta mundur dari jabatannya menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X tersebut.

Seperti, Bacalon AM Sukri Sappewali yang menginginkan agar pertarungan Musda dapat berlangsung secara fair. Termasuk, menanggapi posisi Plt Ketua Golkar yang juga ikut ring Musda.

Baca Juga

"Plt ketua mundur dulu kalau mau maju Musda. Kemudian, mekanisme mengganti pimpinan kecamatan harus diperjelas. Sebab saya mau ikut Musda secara fair," jelas mantan Bupati Bulukumba dua periode itu kepada awak media di salah satu Warkop di Kota Bulukumba, Selasa (27/7/2021) sore.

Bacalon Andi Hamzah Pangki juga menyampaikan hal senada, agar Plt Ketua Golkar Bulukumba melepaskan dulu jabatannya. Apalagi, di tingkat pimpinan kecamatan juga semua di-Plt kan.

"Kami menginginkan Plt dicabut. Mengganti dengan Plt yang baru. Kemudian melaksanakan Musda," imbuhnya.

Bacalon Nasri Tabba, juga secara tegas memintas agar Nirwan sebaiknya mundur dari jabatannya sebagai Plt Ketua Golkar Bulukumba.

"Sebaiknya mundur sebagai Plt karena sudah menyatakan diri untuk ikut bertarung di Musda nanti. Janganlah mencederai partai ini dengan kecurangan,” terangnya.

Menurut Nasri, mundurnya Nirwan sebagai Plt merupakan bentuk kesatria dalam pertarungan kali ini. Sebab, berpotensi terjadinya intervensi terhadap peserta dan pemilik suarah sah.

"Kami tidak ingin ada konflik lagi, cukuplah aksi pemukulan di kantor Golkar lalu. Jika Nirwan mundur sebagai Plt tentu sebagai bentuk kesatria dalam pertarungan dan pemilik suara sah bisa lebih nyaman memilih pemimpin,” ujarnya.

Bacalon lain, Irwan Nasir pun mengungkapkan hal serupa. Ketua ormas LMPI Bulukumba ini, juga menginginkan agar Nirwan mundur sebagai Plt Ketua Golkar Bulukumba jika ingin maju di Musda.

Ketika dikonfirmasi, Plt Ketua Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin Paladangi mengungkapkan dirinya hanya menjalankan amanah partai. Semuanya berdasarkan azaz.

Menurutnya tindakannya sah-sah saja sesuai aturan dan mekanisme dari partai. Apalagi, ada beberapa daerah kabupaten/kota juga, Plt yang terpilih di Musda.

"Kalau kita maju, tentu ada aturannya. Sidrap, Gowa, Bantaeng dan baru-baru ini Takalar, tidak mundur jadi Plt, kemudian terpilih. Seandainya Bulukumba ji yang begini, tentu tanda tanya besar kan?," urainya.

Sementara itu, Ketua panitia Musda Arkam Bohari menjelaskan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya, siapapun berhak untuk mencalonkan diri menjadi ketua partai Golkar Bulukumba.

"Jangankan Plt, non kader pun dapat mencalonkan diri. Selama syarat-syarat pencalonannya terpenuhi," katanya saat ditemui di sekretariat panitia Musda Golkar Bulukumba, Selasa (27/7/2021) malam.

Menurut mantan legislator dua periode itu, pihaknya punya tanggung jawab besar untuk menyukseskan pelaksaan Musda sesuai dengan aturan-aturan yang ada di Partai Golkar.

"Kita tidak mau meninggalkan kesan bahwa Musda cacat hukum. Utamanya kepesertaan, tentu legal standingnya harus jelas," katanya.

Arkam menyebut sebagai politikus dan organisatoris, yang dikedepankan adalah azas. Selain itu, harus memahami aturan-aturan partai.

Sekadar diketahui, pada hari kedua, Selasa (27/7/2021), dua bacalon ambil formulir diantaranya Nirwan Arifuddin dan Nasri Taba. Sementara di hari pertama pendaftaran dibuka, ada empat bacalon ambil formulir.

Panitia menjadwalkan dua hari untuk pengembalian formulir, yaitu 28 dan 29 Juli 2021 dengan menyertakan surat dukungan 30 persen dari pemilik suara.

Penulis : Saiful
Editor : Jusrianto
#Musda Golkar Bulukumba #Golkar Bulukumba
Berikan Komentar Anda