Jusrianto : Selasa, 20 Oktober 2020 21:33
Pemilik Queen Shop Ayu Lestari.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kerja dari rumah alias work from home (WFH) yang dikampanyekan pemerintah sebagai bagian memutus persebaran Covid-19 membawa dampak positif bagi pedagang daster. Di tengah pandemi, produk daster Queen Shop menjadi produk jualan menguntungkan.

Pemilik Queen Shop, Ayu Lestari mengaku bisa menjual ratusan daster per bulan yang dipasarkan secara online.

"Peminat daster meningkat karena banyak permintaan. Sekitar 300 daster per bulan,” ujar Ayu saat ditemui di kediamannya, Jalan Poros Malino, Selasa (20/10/2020).

Ia mengakui permintaan daster meningkat sejak berapa bulan tepatnya ketika pemerintah menghimbau masyarakat agar kerja dari rumah. Sejak itu, penjualan daster yang awalnya lebih ke teman dan tetangga meluas hingga ke berbagai kota di Tanah Air.

“Tidak punya toko, hanya online shop. Pemasarannya ya mengandalkan medsos,” ujar perempuan asal Parepare itu.

Ia menjual daster di kisaran harga Rp100.000-150.000 ini mengandalkan reseller untuk memasarkan daster. Ia mengakui dari sekian banyak jenis baju yang ia jual, daster yang paling dicari saat ini.

“Saya mengandalkan reseller dan berjualan via medsos serta WA. Karena sekarang banyak pengangguran baru, banyak yang pengen menjadi reseller. Saya terbuka saja. Jadi mereka hanya pasang gambar dan memasarkan. Setiap hari saya menginfokan dagangan di grup WA. Begitu dapat pembeli mereka akan mengambil ke toko saya,” ujarnya.

Ia mengakui, saat ini pemasaran secara online menjadi pemasukan terbesar tokonya dibandingkan penjualan offline.

“Eranya digital. Penjualan terbesar ya via online,kalau ada yang minat bisa menghubungi lewat Wa 0821-9077-7997," jelasnya.