Anak NA Ungkap Peran Pimpinan Bank Mandiri: Dia Sering ke Rumah Temui Bapak
Pembayaran jetski untuk NA dilakukan melalui via transfer Bank Mandiri Cabang Panakukang. Uji menemui Pimpinan Bank Mandiri untuk tujuan itu.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Putra bungsu Nurdin Abdullah, Fathul Fauzi alias Uji mengungkap kedekatan ayahnya dengan pimpinan Bank Mandiri Panakkukang, Ardi. Uji menyebut Ardi sering datang menemui NA.
Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, Kamis kemarin. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan sejumlah saksi.
Sidang ini juga masuk pada pembuktian lainnya, yakni pembelian 2 unit jetski. KPK menghadirkan 5 orang saksi. Masing-masing adalah Fathul Fauzi, anak bungsu Nurdin yang belakangan mengetahui banyak pembelian 2 unit jetski tersebut.
Kemudian ada Irham Samad, pengusaha yang diketahui merupakan penjual jetski bersama rekannya Erik Horas. Serta Koordinator Teller Bank Mandiri cabang Panakukang Asriady, dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di kantor Gubernur Sulsel Nurhidayah.
Awalnya keterlibatan semua saksi terbongkar saat Fauzi mengakui jika dirinya diminta oleh ayahnya untuk membeli jetski 2 unit.
"Pada 22 Desember 2020, ayah saya meminta tolong untuk mencarikan 2 unit jetski. Kemudian saya menghubungi Irham Samad," ujar Fatur Fauzi Nurdin alias Uji di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (12/8).
Jetski yang akan dibeli tersebut, kata Uji, untuk keperluan pribadi. Rencana jetski tersebut nantinya akan digunakan untuk opersional NA ke pulau-pulau. Termasuk untuk keperluan olahraga.
Atas permintaan NA, Uji lalu memesan 2 unit Jetski merek Seadoo melalui Irham Samad. Irham yang tidak lain adalah penyedia barang pun mengaku memiliki stok di gudang.
Pembayarannya lanjut Uji dilakukan melalui via transfer bank di Bank Mandiri Cabang Panakukang. Awalnya Uji menemui, Ardi (Pimpinan Bank Mandiri Cabang Panakukang) bahwa ada yang mau dibayar.
"Jadi saya memberikan kontak Pak Irham ke Pak Ardi begitu pun sebaliknya. Jadi saya tidak tahu lagi setelah itu," ungkapnya.
Setelah dibayarkan, kemudian 2 unit jetski itu diserahkan di Cafe Popsa, yang diketahui milik Irham Samad.
Selain Jetski, Uji mengaku pernah membeli 2 mesin Yamaha untuk speedboat milik NA. Pada Agustus dan Desember 2020.
"Itu untuk mesin kapal bapak, untuk meninjau pulau-pulau," ungkapnya.
Mesin merek Yamaha Rp527 juta dan dibayarkan melalui transfer melalui Bank Mandiri. Uji mengaku hanya mengetahui jika pembayaran tersebut dibayarkan melalui rekening Erik Horas.
Uji (putra bungsu NA) mengaku disuruh NA untuk menghubungi Ardi (Pimpinan Bank Mandiri Cabang Panakukang).
"Saya mengenal Pak Ardi selaku Kepala Cabang Bank Mandiri Panakukang. Karena beberapa kali sering melihat pak Ardi ke rumah bertemu dengan bapak," bebernya.
Kemudian Uji bertemu dengan Ardi di kantor Bank Mandiri cabang Panakukang.
"Waktu bertemu pak Ardi cuma minta nomor rekening Erik Horas. Sedangkan untuk Irham Samad, disarankan untuk dibayarkan melalui rekening baru. Tapi saya tidak tahu sumber uangnya dari mana," kata Uji lagi.
Namun begitu Uji tak menampik, jika dari pembelian itu Uji menerima cashback sebesar Rp113 juta, plus kelebihan uang senilai Rp48 juta melalui rekening pribadinya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
