Muh. Syakir : Senin, 16 Agustus 2021 11:20
Joko Widodo

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pandemi telah memicu krisis yang menyebabkan resesi global. Meski tak mudah, ia optimistis bisa melewati semua itu.

"Pendemi telah menyebabkan berbagai krisis. Telah memicu resesi. Tapi kita boleh pesimis. Kita harus yakin bisa melewati semua itu," ujar Jokowi dalam pidato sidang tahunan MPR di gedung parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Menurut Kepala Negara, pandemi ini seperti api. Bisa membakar tapi juga bisa menerangi.

"Kalau kita bisa hindari, kalau bisa kita hindari, tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa kita pelajari. Api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapi sekaligus juga menguatkan," kata Jokowi.

Jokowi berharap pandemi ini menerangi untuk mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri kita dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Pandemi juga seperti kawah candradimuka yang menguji, mengajarkan dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat, beban yang penuh risiko dan memaksa bangsa ini menghadapi dan mengelolanya. Semua pilar kehidupan kita diuji, semua pilar kekuatan kita diasah. Ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah. Ujian dan asahan menjadi dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Bukan hanya beban yang diberikan kepada kita, tetapi kesempatan untuk memperbaiki diri juga diajarkan kepada kita. Tatkala ujian itu terasa semakin berat, asahannya juga semakin meningkat," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut semua ini adalah proses menjadi bangsa yang tahan banting, kokoh, dan mampu memenangi gelanggang pertandingan. Jokowi juga berbicara perjalanan sejarah bangsa Indonesia telah melalui etape-etape ujian yang berat.

"Alhamdulillah kita berhasil melampauinya. Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian ataupun hadiah, tetapi kita rebut melalui perjuangan di semua medan. Perang rakyat, perang gerilya, dan diplomasi di semua lini dikerahkan, dan buahnya membuat Indonesia sebagai bangsa yang merdeka," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut resesi dan krisis yang telah terjadi setelah Indonesia merdeka bisa dilalui. Ujian ini makin menguatkan fondasi bangsa Indonesia.

"Resesi dan krisis yang datang bertubi-tubi dalam perjalanan setelah Indonesia merdeka, juga berhasil kita lampaui. Setiap ujian memperkokoh fondasi sosial, fondasi politik, dan fondasi ekonomi bangsa Indonesia. Setiap etape memberikan pembelajaran dan sekaligus juga membawa perbaikan dalam kehidupan kita," kata Jokowi di sidang tahunan MPR.