Kamis, 19 Agustus 2021 16:09

Melihat Momen 17-an di Desa Bonto Bulaeng: Pandemi, tak Semeriah Dulu

Suasana perayaan HUT Kemerdekaan RI di Desa Bonto Bulaeng, Bukukumba.
Suasana perayaan HUT Kemerdekaan RI di Desa Bonto Bulaeng, Bukukumba.

Warga berharap agar pandemi ini segera berakhir. Sehingga perayaan kemerdekaan di masa-masa mendatang akan lebih meriah.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Desa (Pemdes) Bonto Bulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, ikut mengisi peringatan HUT ke-76 RI. Tampak antuasiasme warga mengikuti berbagai lomba.

"Alhamdulillah kita bisa rayakan peringatakan hari kemerdekaan. Meski tak semeriah pada tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19," kata Kepala Desa Bonto Bulaeng, Rais Abdul Salam, Kamis (19/8/2021).

Aplus sapaan akrabnya menerangkan, dalam menyemarakkan HUT kali ini, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga

"Antara semangat mengenang perjuangan kemerdekaan harus dibarengi dengan kesehatan dan keselamatan warga," katanya.

Rais yang juga Ketua Apdesi Kab Bulukumba ini berharap agar pandemi ini segera berakhir. Sehingga perayaan kemerdekaan di masa-masa mendatang akan lebih meriah.

Menurut Rais, pihaknya mengapresiasi kegiatan lomba dalam memperingati HUT ke 76 RI. Meski katanya, hadiah tidak senilai dengan pengorbanan peserta.

"Tetapi kegiatan-kegiatan seperti ini dijadikan ajang mempertahankan nilai-nilai nasionalisme meski di tengah Pandemi," ujarnya.

Rais mengungkapkan, semangat patriotik yang kuat untuk tetap mempertahankan jiwa Kemerdekaan dan menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda yang akhir-akhir ini digerogoti oleh gadget dan game online.

"Karena setiap perjuangan pasti ada pengorbanan yang tak terbilang nilainya. Itulah nilai-nilai perjuangan mencapai kemerdekaan para pejuang kita yang gugur. Nyawa pun mereka pertaruhkan," imbuhnya.

Sementara panitia pelaksana, Sulha menjelaskan bahwa peserta yang ikut lomba adalah perwakilan masyarakat di setiap dusun. Selain itu, peserta juga terdiri dari anak-anak tingkat SMP.

"Ada delapan item lomba, seperti lomba masak sajian makan tradisional, bola sarung hingga joget. Lomba senam hingga beberapa lomba tingkat anak-anak," katanya.

Sulha mengurai bahwa tim penilai lomba, yaitu perwkilan guru di setiap sekolah yang ada di Desa Bonto Bulaeng. "Juga ada tim penilai dari tenaga kesehatan Pustu Desa Bonto Bulaeng, serta perwakilan BPD," jelasnya.

"Untuk juara 1 lomba masakan itu Dusun Pumpikatu, lomba senam itu Dusun Serre," tambah Sulha.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Desa Bonto Bulaeng #Bulukumba #Pandemi #Perayaan HUT RI
Berikan Komentar Anda