Sabtu, 21 Agustus 2021 07:30

Update Covid-19 Wajo: Sudah 55 Meninggal, Potensi Kerumunan Tinggi

Amran Mahmud
Amran Mahmud

Bupati Wajo Amram Mahmud menyiapkan langkah taktis usai naiknya kembali kasus Corona. Ia meminta semua stakeholder bekerja cepat.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Satgas Covid-19 Wajo mendeteksi masih tingginya potensi kerumunan meski telah diterapkan PPKM level 3. Diharapkan ada langkah konkret menekan interaksi masyarakat.

Berdasarkan data peta penyebaran Covid per 20 Agustus 2021 tercatat kasus sudah menyentuh 1313. Namun angka kesembuhan cukup tinggi yakni 1.121 orang.

Angka kematian 55 orang. Sementara dalam perawatan 25 orang dan isolasi 112 orang.

Baca Juga

Bupati Wajo Amram Mahmud telah menyiapkan langkah taktis usai naiknya kembali kasus Corona dalam dua pekan. Ia meminta semua stakeholder bekerja cepat.

"Harus ada langkah taktis agar kasus bisa ditekan lebih riil. Jangan sampai wilayah penyebaran terus meluas," terang Amran dalam rapat bersama jajaran forkopimda dan Satgas Covid-19, Jumat (20/8/2021).

Wajo sendiri telah memberlakukn PPKM level 3 sejak 18 Agustus lalu. Wajo ditetapkan sebagai wilayah zona merah sehari sebelumnya.

Menurut Amran, angka kasus dan kematian harus bisa ditekan karena terbilang cukup fantastis. Dia mengharapkan semua pihak menyatukan langkah dan lebih intens berkoordinasi menyikapi peningkatan kasus Covid 19 di Wajo.

"Untuk itu, saya minta kepada Satgas Covid 19 kabupaten Wajo agar selalu melakukan Up Data ke pemerintah pusat baik tentang perkembangan kasus Covid 19 maupun terkait langkah-langkah yang kita lakukan dalam menyikapi kondisi ini, "ujarnya.

Selain itu, Amran berharap dalam menyikapi kondisi ini agar semua stakeholder meningkatkan sosialisasi dan terus berinovasi agar pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan. Harapan yang sama juga disampaikan kepada pelaku usaha agar roda perekonomian tetap berputar.

"Kita juga berharap di tengah upaya kita menangani Covid-19, kita juga tetap mengupayakan pemulihan ekonomi. Jadi, kegiatan ekonomi kita upayakan tetap berjalan dengan pembatasan dan pengetatan protokol kesehatan" ucap Amran

Sementara itu, Kadis Kesehatan kabupaten Wajo Hj Armin mengatakan untuk mengantisipasi kondisi ini agar tidak terus meningkat, pihaknya meminta kepada pihak Satpol PP dan pihak TNI-Polri melakukan operasi untuk mengurai kerumanan dengan melibatkan pihak Dinas Kesehatan untuk melakukan swab di tempat kerumunan.

"Ini penting dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat sekaligus shock terapi dalam penerapan protokol kesehatan khususnya bagi warga yang mengadakan hajatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan," ujarnya.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Wajo Amran Mahmud #Covid-19 #Zona Merah
Berikan Komentar Anda