MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kepala Biro Umum Setda Sulsel, Idham Kadir memberikan klarifikasi atas isu pembongkaran paksa kamar/ruang kerja Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (6/9/2021).
Dia membantah jika ruangan yang dibongkar tim (Pemprov Sulsel) merupakan kamar atau ruang kerja Nurdin Abdullah, melainkan ruangan VVIP tamu.
Isu pembongkaran itu kata Dia tidak seperti yang dilihat dalam video yang viral. Sebab nyatanya ruangan itu dibongkar hanya untuk pengecekan dan untuk penggantian mata kuncinya dengan yang baru.
Setelah dicek dan mata kuncinya diganti dengan yang baru, kemudian tim yang membongkar (pihak Pemprov Sulsel) sudah menyerahkannya ke penanggung jawab kunci di rujab.
"Jadi tidak ada pembongkaran, yang ada pengecekan dan pergantian mata kunci, dan kunci yang baru juga tim sudah menyerahkan ke penanggung jawab kunci di rujab." katanya, Senin (6/9/2021).
Dilakukannya hal itu, kata dia, sesuai tupoksinya dalam memeriksa karena sudah lama tidak dihuni sejak Nurdin Abdullah menjalani proses hukum oleh KPK.
"Pengecekan ruangan ini menjadi kegiatan Biro Umum karena jika ada kerusakan akan dibenahi," bebernya. (rls/Pemprov)
BERITA TERKAIT
-
Wagub Fatmawati Minta Toraja Utara Berpacu Turunkan Angka Stunting
-
Gubernur Sudirman Ungkap Capaian Digitalisasi Keuangan Sulsel: Prospek Kami Besar
-
Ada Menag Sampai Ulama, Gubernur Sudirman Hadiri Hari Nasional ke-96 Kerajaan Arab Saudi
-
Bertemu Dubes Swiss, Wagub Fatmawati Pamer Potensi Rumput Laut Sulsel
-
Sulsel Luncurkan Program Pelajar Menabung, Dimulai dari Makassar-Gowa--Maros