MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Insiden pembongkaran salah satu ruangan di rumah jabatan Gubernur Sulsel sudah diklarifikasi pemprov. Tapi banyak fakta-fakta tersisa dari peristiwa ini. Apa saja?
Pemprov dalam klarifikasinya mengklaim yang dibongkar bukan ruangan pribadi Nurdin Abdullah. Pemprov juga membantah ini disebut pembongkaran paksa.
Dalam video berdurasi satu menit itu, ada beberapa fakta menarik. Dari nama Liestiaty Fachruddin yang disebut-sebut. Hingga perdebatan kabag rumah tangga dengan seorang perempuan.
Berikut fakta yang terangkum.
- Dalam video itu seseorang yang diduga merupakan Kabag Rumah Tangga Rujab Gubernur Sulsel, Kasman terdengar sedang berdebat dengan seorang perempuan yang belum diketahui namanya.
- Kasman ngotot membongkar ruangan itu. Namun dihalangi si perempuan.
"Kami tidak ganggu barang-barang, kami hanya mau cek, titik-titik mana yang perlu pembenahan," ujar Kasman yang sempat terekam kamera.
- Perempuan itu lantas merespons. Ia menyebut nyebut nama 'ibu'. Diduga ini merujuk pada Liestiaty, istri dari Nurdin Abdullah. Ia menanyakan apakah Pak Kasman sudah mendapatkan izin, terutama dari istri Nurdin Abdullah, Liestiaty Fachruddin.
"Iya, kan belum ada izin dari ibu (Lies) terus bongkar begini. Kan harus izin dong, masa ibu Liestiaty Fachruddin tak dihargai, saya maunya tanya apakah ada izin dari beliau," ujarnya.
- Saat didebat Kasman tetap kukuh. Dia mengatakan sebagai penanggung jawab Rujab (Kabag Rumah Tangga). Dirinya yang bertanggung jawab.
"Bu, saya atas nama penanggungjawab rujab, saya juga berhak bertanggung jawab di sini," ujarnya yang langsung ditimpali perempuan itu.
- Dalam video terlihat ada palu dan obeng.
- Saat pembongkaran juga dikawal sejumlah anggota Satpol PP Pemprov Sulsel.
- Pemprov Sulsel memberi klarifikasi atas beredarnya video pembongkaran kamar milik Nurdin Abdullah di rujab gubernur kemarin. Pemprov menegaskan itu bukan pembongkaran.
"Hanya ganti kunci. Itu juga bukan ruang kerjanya (Nurdin Abdullah). Tapi ruang VVIP tamu," terang Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel Idham Kadir, Senin (6/9/2021).
- Idham mengklaim ruangan itu dibongkar hanya untuk pengecekan dan untuk penggantian mata kuncinya dengan yang baru.
Setelah dicek dan mata kuncinya diganti dengan yang baru, kemudian tim yang membongkar (pihak Pemprov Sulsel) sudah menyerahkannya ke penanggung jawab kunci di rujab.
BERITA TERKAIT
-
Wamenhan Puji Komcad ASN Pemprov Sulsel: Ini Pilot Project Nasional
-
Update Progres Proyek Jalan Paket 2, 4 dan 5 Sulsel: Ada yang Capai 78%
-
Pemprov Sulsel: Anggaran Sewa Helikopter Gubernur Sudirman Bukan dari APBD
-
Gubernur Sudirman Sebut Ruas Hertasning-Bili-Bili Terus Dikebut, Kini Capai 60%
-
Waspada! Penipu Catut Nama Wagub Sulsel Via WA, Minta Bantuan Rp50 Juta