TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang membuka Rapat Rancangan Awal (Ranwal) Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2022, Selasa (7/9/2021).
Rapat yang dilaksanakan tersebut atas kerjasama pemerintah daerah dan BPKAD Toraja Utara dengan dasar hukum Peraturan Pemerintah No 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
"Diharapkan kehadiran kita semua setiap pertemuan agar ada kerjasama satu tim work yang baik, sehingga setiap pelaporan dapat dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik sebab satu saja yang tidak masuk pelaporannya akan mempengaruhi yang lain," ungkap Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang.
Dalam menyusun anggaran, kata dia, ada kebijakan yang bersifat umum anggaran itu. Walau anggaran saat ini masih terbatas tapi berikan yang betul-betul skala prioritas dengan harapan mulai star dengan kegiatan berbasis program karena masyarakat butuh pembangunan, seperti pembangunan alun-alun kota Rantepao, Penataan Pasar Bolu dan pembangunan jembatan kembar di Malango.
"Kalau ada anggaran pada OPD masing-masing buat program prioritas yang betul-betul ada dampaknya dalam masyarakat,kita harus mengejar PAD agar target tercapai," tegas Ombas sapaan akrabnya.
"Tertibkan administrasi, ada data yang dapat dipertanggungjawabkan dan merespon secara cepat setiap pelaporan pada Bappeda," tambahnya.
Ditambahkan juga, dalam menyambut hari natal maka akan dikeluarkan surat edaran bahwa pada 24, 25, dan 26 Desember 2021 tidak ada kegiatan rambu solo yang terencana dan akan dibentuk kelompok paduan suara yang beranggotakan lebih dari 60 peserta dari setiap kecamatan dan terus memelihara kebersihan lingkungan dimasing- masing kecamatan.
KUA PPAS disusun berdasarkan Rencana Kerja Prioritas daerah dari hasil Musrenbang yang memuat kebijakan pendapatan,belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode 1 tahun.Saat ini Asumsi APBD menurun yang sangat berpengaruh pada tupoksi.
Tema RKPD adalah Optimalisasi pemanfaatan dan pengelolaan potensi sumber daya dalam rangka pemulihan Ekomoni.
Tampak hadir wakil Bupati Toraja Utara Frederik V Palimbong, Sekretaris Daerah Drs Rede Roni Bare, Asisten III Dra Simbong Ranggina, staf ahli, staf khusus, inspektur Inspektorat, Sekwan, Para kepala OPD dan camat.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut