Pendidikan D3 Sudah tak Direkomendasikan Lagi
Riset terapan untuk vokasi didukung dengan project based learning. Riset vokasi bermula dari kebutuhan nyata di industri atau di pasar.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Pendidikan D3 kini sudah tidak direkomendasikan lagi. Saat ini, pendidikan D3 akan dikuatkan dengan D2 Fast Track.
"Kami mendorong untuk pendidikan di sarjana terapan, S2 terapan, dan D2 fast track. D3 sudah tidak direkomendasikan lagi dan dikuatkan D2 fast track," ungkap Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto.
Wikan menjelaskan hal itu merupakan salah datu perogram merdeka belajar yakni link and match. Dimana, jika dalam pendidikan vokasi permasalahan yang dihadapi adalah komitmen dan karakter.
"Link and match tidak boleh dimaknai hanya tandatangan MOU saja. Kurikulum harus dibikin bersama dengan industri. Menurut saya soft skill dan karakter lebih long lasting," kata Wikan lagi dilansir dari detik.com.
Kata dia, riset terapan untuk vokasi didukung dengan project based learning. Riset vokasi bermula dari kebutuhan nyata di industri atau di pasar.
"Sehingga butuh analisa pasar. Filosofi kedua adalah riset vokasi menghasilkan produk yang dihilirkan di pasar. Pastikan adanya komitmen serapan lulusan," bebernya.
