Minggu, 19 September 2021 18:36

Program Penanganan Covid-19 Diklaim Sukses, Begini Data Kinerja Pemprov Sulsel

Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman klaim kerja keras penanganan pandemi Covid-19 di Sulsel berkat bantuan semua pihak termasuk Forkompimda dan swasta (int)
Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman klaim kerja keras penanganan pandemi Covid-19 di Sulsel berkat bantuan semua pihak termasuk Forkompimda dan swasta (int)

Recovery rate Sulsel atau angka kesembuhan mencapai 95,7 persen, diklaim lebih tinggi dari recovery rate nasional yakni 95,1 persen. Sementara angka kematian lebih rendah yakni 2,02 berbanding 3,4 persen

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Program penanganan Covid-19 di Sulsel yang digalakkan Pemerintah Provinsi membuahkan hasil.

Recovery rate Sulsel atau angka kesembuhan mencapai 95,7 persen, diklaim lebih tinggi dari recovery rate nasional yakni 95,1 persen.

Begitu juga dengan angka kematian atau case fatality rate yang lebih rendah yakni 2,02 persen lebih rendah dari rata-rata nasional yakni 3,4 persen.

Baca Juga

Tidak hanya itu, target membangun hert immunity juga diklaim sukses, dari data yang dilansir dari Pemprov Sulsel angka penerima vaksin tahap satu sudah mencapai 2,1 juta orang atau 30,14 persen dari target penerima vaksin yang berjumlah 7.058.141 orang.

Sementara untuk tahap dua juga cukup progres yakni 1.211.435 orang atau 17,16 persen.

"Alhamdulillah, tertanggal 18 September 2021, adapun cakupan vaksinasi di Sulawesi Selatan dari target 7.058.141 orang telah mencapai sekitar 2.127.376 orang lebih atau sekitar 30,14 persen, untuk vaksinasi dosis satu," ungkap Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Minggu, 19 September 2021.

Diketahui sukses Pemprov Sulsel juga ditunjang oleh program Sulsel Kebut Vaksinasi. Dimana Pemprov Sulsel kata Andi Sudirman memang atas kerjasama jajaran Forkopimda dan pihak swasta yang begitu massif mendukung program dan kebijakan Pemprov Sulsel.

Diantaranya Program Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT), yaitu di Asrama Haji Sudiang 1.500 TT, BPSDM 150 TT, Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) 80 TT dengan total 1.730 TT.

Kemudian pengadaan HFNC (ICU) untuk meningkatkan kapasitas BOR (Bed Occupancy Rate) kini keterisian tempat tidur rumah sakit untuk isolasi 11 persen dan tempat tidur ICU 16,71 persen.

Selanjutnya ada pemberlakuan RT-PCR di bandara dan pelabuhan guna menekan angka imported cases ke Sulawesi Selatan; Telemedicine Hallo Dokter, yaitu program konsultasi dokter secara online bagi pasien isolasi mandiri di rumah.

Tidak hanya itu program lainnya khusus vaksinasi, seperti gerai-gerai vaksin dan mobile vaksinator juga dianggap menjadi sebab kesuksesan Pemprov Sulsel mengatasi pandemi Covid-19.

"Kami bersama TNI-Polri bersama pihak swasta terus mendorong percepatan vaksinasi. Sehingga terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok). Apalagi dengan vaksinasi, salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Editor : Muh. Chaidir
#Pemprov Sulsel #Program Penanganan Covid-19 Sulsel #Recovery rate #Kebut Vaksinasi #Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
Berikan Komentar Anda