MAMUJU, PEDOMANMEDIA - BMKG kembali mencatatkan adanya guncangan di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat dengan kekuatan 5,0 Magnitudo pada Minggu petang 26 September pukul 17.32 WITA.
Hasil info pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi ini berkekuatan 5,0 Magnitudo yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 4,9.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setio Prayitno mengatakan episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,29° LS ; 119,19° BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 39 km Arah Barat Daya Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat pada kedalaman 36 km.
"Untuk jenisnya sendiri dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Mamuju. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault)," tukasnya dalam rilis resmi BMKG.
Dampaknya guncangan gempabumi ini, memang dirasakan di Mamuju Tengah III-IV MMI, pada siang hari biasanya akan dirasakan oleh mereka yang sementara berada di ruangan rumah. Sementara untuk Mamuju MMI getaran yang dirasakan seperti truk saat melintas.
begitu kata Bambang, hasil permodelan tidak menunjukkan bahwa gempa bumi kali ini mungkin Tsunami. Hanya saja warga diminta untuk menghindari berada dalam rumah, bangunan.
"Untuk sementara hingga ada kepastian kami berharap warga menghindari untuk berada di rumah atau bangunan yang tidak tahan terhadap gempa, selain itu diharapkan agar warga tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipermudah," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Gempa Guncang Sulut dan Malut, 8 Daerah Siaga Tsunami
-
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Periode Mudik
-
BMKG: Jawa-Bali-Sulsel Berpotensi Hujan Lebat Saat Lebaran Idul Fitri
-
BMKG: Cuaca Ekstrem di Sulsel Berpotensi hingga Awal Maret
-
BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Selimuti RI Sepekan ke Depan