MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemkot Makassar telah mengizinkan mal atau pusat perbelanjaan untuk beroperasi. Namun, masyarakat yang akan masuk harus mengikuti program vaksinasi dan hal ini terkesan mempersulit masyarakat
Pasalnya, mereka harus menunjukkan kartu vaksin atau mengakses fitur PeduliLindungi melalui ponsel pintar.
Anggota Komisi A DPRD Makassar, Azwar mengatakan, pemerintah tidak seharusnya menyulitkan masyarakat dengan syarat vaksin tersebut. Di saat kasus Covid telah melandai, sudah saatnya roda ekonomi kembali bangkit.
"Saya harap ini menjadi perhatian Pemkot. Masyarakat jangan terlalu ketat soal vaksinasi. Kadang sertifikat vaksin tidak dibawa atau tidak punya ponsel pintar. Sehingga di pintu masuk mall terjadi kerumunan yang tidak penting," ungkap Azwar, Selasa (28/9/2021).
Politisi PKS ini menyarankan pemerintah untuk memperketat protokol kesehatan sebagai syarat masuk pusat perbelanjaan.
"Saya rasa ini terlalu berlebihan. Cukup dengan pemberlakuan vaksin di penerbangan atau perjalanan jauh," kata dia.
Karena ada beberapa warga dalam kondisi tertentu belum sempat vaksin.
"Galakkan vaksin boleh tapi jangan mempersulit pelayanan yang hanya mengacu pada vaksin itu," tegasnya.
BERITA TERKAIT
-
DPRD Makassar Puji Pendekatan Appi dalam Penertiban PKL: Tak Ada Gesekan
-
DPRD Makassar Usul Berkantor Sementara di Perumnas Hertasning, Diputus Besok
-
Irwan Djafar Tegaskan Tiap Warga Berhak Mendapat Lingkungan Hidup yang Aman dan Sehat
-
DPRD Makassar Soroti Kinerja Mandek PD RPH, Usulkan Transformasi Jadi Perseroda Pangan
-
Muchlis Misbah: Perda Zakat Dorong Kesejahteraan Masyarakat Makassar