Jumat, 01 Oktober 2021 17:51

Pansus Ranperda Perlindungan Guru DPRD Makassar Masuk Tahap Pembahasan

Tahap Ekspose Pansus Ranperda Perlindungan Guru DPRD Makassar.
Tahap Ekspose Pansus Ranperda Perlindungan Guru DPRD Makassar.

Ketua Pansus Ranperda Perlindungan Guru Al Hidayat Samsu mengatakan, tahap awal ekspose, pihaknya mengundang pihak PGRI, IGI, dan beberapa organisasi lainnya terkait pendidikan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pansus Ranperda Guru DPRD Makassar menggelar ekspose awal pembentukan Pansus Ranperda Guru di Ruang Rapat Banggar, Jumat (1/10/2021).

Ketua Pansus Ranperda Perlindungan Guru Al Hidayat Samsu mengatakan, tahap awal ekspose, pihaknya mengundang pihak PGRI, IGI, dan beberapa organisasi lainnya terkait pendidikan.

"Kami masih dalam tahap RDP dan tahap ekspose bersama stakeholder terkait dengan pendidikan. Sehingga tidak ada tendensius adanya membela guru dan dan tidak tendensius membela siswa," katanya.

Baca Juga

"Ini perda membelah seluruh warga sekolah, sehingga ini menjadi harmonisasi yang ada di sekolah dan hadirnya perda ini juga berdampak dengan kualitas pendidikan kita ke depan," tambahnya.

Politisi PDIP itu menjelaskan, Perda ini juga berbicara terkait hak dan kewajiban guru.

"Kita memprakarsakan ini, karena beberapa kali kita RDP menyangkut terkait perlindungan guru. Inilah kita menjemput bola dalam fungsi kami sebagai legislasi," bebernya.

"Proses pembahasan ini kita tidak target tapi bagaimana Perda ini betul-betuk membahas terkait guru. Jangan sampai terlalu cepat dan ada aspirasi yang belum tersampaikan," pungkasnya.

Sementara itu, Pembuat Naskah Akademik Dr Sakka Pati mengatakan, dalam Perda ini banyak pihak yang berkepentingan dan banyak pihak yang berharap.

"Jadi ketika kita berbicara KK guru, maka akan ada anak dan siswa. Perda perlindungan guru ini dengan memperhatikan legacy kepada perlindungan yang sudah disebutkan dalam UU terhadap hak-hak guru, itu bukan berarti di sisi lain menindas anak yang ada di sekolah," ungkapnya.

"Tetapi kita meramu suatu regulasi yang sinkron dan harmonis antara bagaiman guru yang mendidik dengan pendekatan dan pendidikan yang ramah anak. Bahasanya positif disiplin, jadi guru menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru tentunya ketika mau dilindungi, mak secara profesional harus melakukan kewajiban dan tanggung jawabnya," bebernya.

Meskipun namanya perlindungan guru, kata dia, akan tetapi stakeholder yang ada di sekolah tentunya menjadi hal yang disentuh juga.

 

Editor : Jusrianto
#DPRD Makassar #Pansus Ranperda Perlindungan Guru
Berikan Komentar Anda