Muh. Syakir : Sabtu, 23 Oktober 2021 20:08
Plt Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina menghadiri bakti sosial DIKA Universitas Hasanuddin.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Plt Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel Naoemi Octarina menghadiri bakti sosial yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Kesehatan Anak (DIKA) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Acara berlangsung di Jalan Pannampu, Makassar, Sabtu (23/10/2021).

Dalam sambutannya, Naoemi Octarina menyampaikan, bahwa hari ini adalah suatu momen yang sangat tepat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama ibu-ibu yang memiliki anak-anak bayi dan balita ataupun anak-anak 12 tahun ke atas.

Istri dari Plt Gubernur Sulsel itu mengatakan, sangat mendukung kegiatan ini. PKK bekerja sama dengan ide terkait masalah anak-anak. Bagaimana agar gizi anak-anak bisa tercukupi. Bisa dikontrol dan kemudian penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan.

"Kita berharap agar kegiatan ini bisa terus berjalan karena masyarakat butuh banyak edukasi terutama tentang gizi untuk anak-anak. Jadi, kita perlu ubah pikiran orang tua untuk asupan gizi untuk anak-anak," harapnya.

Lebih lanjut Naoemi meminta kepada orang tua yang memiliki anak-anak yang usia 12 tahun ke atas agar bisa mengizinkan anak-anaknya untuk segera divaksin. Karena belajar tatap muka akan segera mulai. Ini demi menjaga keamanan anak-anak kita semua.

Terakhir ia mengingatkan kepada masyarakat yang hadir bahwa sekarang ini Makassar sudah turun ke level dua terkait penanganan Covid-19.

"Tetapi kita tidak boleh lengah sedikitpun. Tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan 5 M," pintanya.

Di tempat yang sama, Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak Dr dr Aidah Juliaty mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan tiap enam bulan sekali. Universitas Hasanuddin sendiri memiliki tiga rana yakni Tridharma perguruan tinggi sudah masuk di dalamnya pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Untuk pengabdian masyarakat, secara rutin akan kita laksanakan," ucapnya.

"Kita berharap semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan bisa memberikan penyuluhan dan membuka pikiran warga tentang penyuluhan vaksinasi covid 19 dan imun terbaru yang sudah bisa dilakukan kepada anak-anak di usia 12 tahun keatas. Sehingga, para orang tua ini patuh Imunisadai dan mau ke puskesmas," tandasnya.