Minggu, 14 November 2021 13:44

Aturan Baru di Portugal, Setelah Jam Kerja, Bos Dilarang Hubungi Karyawan

Bendera Portugal. (Foto: Int)
Bendera Portugal. (Foto: Int)

Orang tua akan diizinkan untuk bekerja di rumah tanpa batas waktu tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu dari atasan mereka sampai anak mereka berusia delapan tahun.

LISBOA, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Portugal melarang bos kirim SMS dan surat elektrokik (surel) kepada para karyawannya di luar jam kerja sebagai bagian dari undang-undang baru yang disebut "hak untuk beristirahat".

Langkah ini merupakan bagian dari perubahan yang diperkenalkan untuk meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja (work life balance) setelah perpanjangan kebijakan bekerja dari rumah di negara tersebut.

Perusahaan dengan lebih dari 10 karyawan bisa kena denda jika mereka menghubungi karyawan di luar jam kontrak mereka.

Baca Juga

Ada juga aturan baru yang mengizinkan karyawan yang mempunyai anak-anak bekerja jarak jauh.

Orang tua akan diizinkan untuk bekerja di rumah tanpa batas waktu tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu dari atasan mereka sampai anak mereka berusia delapan tahun.

Dan perusahaan mungkin juga harus berkontribusi pada tagihan rumah tangga yang lebih tinggi seperti biaya listrik dan internet.

Langkah-langkah untuk mengatasi isolasi yang dapat dirasakan pekerja jarak jauh juga disertakan, dimana perusahaan diharapkan untuk mengatur pertemuan tatap muka secara teratur.

Namun, beberapa hal tersebut tidak disetujui oleh parlemen Portugal, termasuk "hak untuk memutuskan jaringan" yang memungkinkan staf mematikan semua perangkat kerja di luar jam kerja.

Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Portugal, Ana Mendes Godinho, mengatakan pada konferensi di Lisbon pekan lalu "kerja jarak jauh dapat menjadi game changer" tetapi pertumbuhannya perlu diatur.

Dia juga berharap perlindungan tenaga kerja yang ditingkatkan akan menarik lebih banyak orang asing ke negara itu.

"Kami menganggap Portugal sebagai salah satu tempat terbaik di dunia bagi para nomaden digital dan pekerja jarak jauh untuk memilih tempat tinggal, kami ingin menarik mereka ke Portugal," jelas Godinho, sebagaimana yang dilansir dari BBC, Minggu (14/11/2021).

Portugal telah memiliki skema visa penduduk sementara yang dirancang untuk menarik pengusaha dan pekerja lepas. Pulau Madeira di Portugis memiliki "desa pengembara digital", dengan jaringan internet (Wi-Fi) gratis dan fasilitas meja kantor.

Beberapa negara lain telah memperkenalkan apa yang disebut "visa pengembara digital", yang bertentangan dengan izin turis standar, termasuk Barbados dan Kroasia.

 

Editor : Amrin
#Portugal # Undang-Undang # Aturan Baru
Berikan Komentar Anda