Muh. Syakir : Rabu, 17 November 2021 08:28
Mobil pemadam yang siaga 24 jam untuk mengantisipasi kebakaran.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar merilis data kasus kebakaran sepanjang Januari hingga awal November 2021. Tercatat ada 121 kasus dengan jumlah rumah terbakar mencapai 253 unit.

Plt Kepala Dinas Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan, total kerugian dari insiden ini mencapai Rp20 miliar. Kasus tertinggi terjadi pada September, yakni 19 peristiwa kebakaran.

Kemudian, pada April lalu 14 insiden, Juli dan Agustus 13 insiden, Maret 12 insiden, Januari 11 insiden, Februari 10 insiden dan pada bulan Juni 9 insiden, Oktober dan Mei 8 kasus, terakhir November 4 kejadian.

"Jadi dari semua insiden itu penyebab beragam cuman didominasi arus pendek atau korselting sebanyak 74 kasus, kompor 10 kasus, kebocoran tabung gas enam kasus serta sampah dan alang-alang empat kasus," ujar Hasanuddin dalam keterangannya, Selasa (16/11/21).

Peristiwa kebakaran tahun ini terendah dalamn5 tahun terakhir. Ada kecenderungan kasus terus menurun. Apalagi sejak pandemi 2 tahun terakhir kasus menurun sangat drastis.

Pada 2016 ada 171 peristiwa, 2017 150 peristiwa, 2018 209 peristiwa, selanjutnya 2019 melonjak menjadi 305 peristiwa. Setelah pandemi 2020 turun 142 peristiwa dan tahun ini hingga November turun lagi menjadi 121 kasus.

Adapun obyek kebakaran, didominasi rumah sebanyak 253.

"Kalau toko atau kios itu ada empat unit, industri perusahaan 10 unit, gudang 10 unit, kendaraan 2 unit, obyek kebakaran lainnya 29 unit," beber Hasanuddin.

"Adapun di pasar dan hotel alhamdulillah sejauh ini tidak ada kejadian, paling banyak memang kebakaran rumah," katanya lagi menambahkan.

Sementara untuk korban jiwa, lanjut Hasanuddin, dari peristiwa tersebut dua orang ditemukan meninggal dunia, dua orang luka-luka, jumlah KK yang terdampak 368 orang, dan 866 jumlah jiwa.