JENEPONTO, PEDOMANMEDIA - Sebanyak 8 unit rumah warga dibongkar di Dusun Kawaka Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, diminta untuk dibongkar, Selasa (16/11/2021).
Informasi yang diperoleh, rumah tersebut dibongkar atas perintah pemilik lahan yang marah karena diduga para pemilik rumah tidak memilih calon kepala desa (Cakades) nomor urut 2, Andi Mustamu Arfa.
Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto yang dikonfirmasikan dengan alasan adanya nomor rumah di Desa Pungaya dibongkar pembongkaran Pilkades.
"Benar, ada 8 rumah yang dibongkar, dari hasil pemeriksaan kami itu karena adanya pernyataan yang dibuat dilanggar, dimana pemilik rumah tidak melakukan pencoblosan pada Cakades nomor urut 2," kata AKBP Yudha saat dimintai konfirmasi PEDOMANMEDIA, Rabu (17/11/ 2021).
Dia menjelaskan, awalnya sejumlah masyarakat yang ada di Dusun Kawaka sebelumnya pernah membuat surat pernyataan kepada pemilik Lahan bernama Aladin Dg Gassing untuk mencoblos nomor urut 2. Namun belakangan mereka langgar kesepakatan itu.
"Awalnya memang mereka ada kesepakatan seperti pernyataan dengan pemilik lahan jadi murni ini karena bentuk kekecewaan," ujar AKBP Yudha.
Lebih jauh, Ajun Komisaris Besar Polisi ini juga membantah perihal beredarnya video dugaan pengrusakan rumah. Menurutnya, rumah tersebut dibongkar atas persetujuan pemilik rumah bukan karena pengerusakan.
"Jadi bahasanya bukan pengrusakan, cuma karena kekecewaannya yang punya tanah lantaran sudah diberi tanah untuk mendirikan rumah tetapi mereka tidak mencoblos calon nomor 2," kata AKBP Yudha menambahkan.
Akibat dari kejadian itu, sejumlah Personil Brimob Polda Sulsel, Polres Jeneponto dan Polsek Bangkala mendatangi lokasi untuk mencegah terjadi.
Seperti diketahui, Pilkades serentak yang digelar 15 November kemarin, hasil perhitungan pada Pilkades di Desa Punagayya, nomor urut 1 (Incumbent) Andi Pangerang mengantongi suara 1.114, Sumarni 110 suara, Derniati 56 suara, Ahmad Yani 306 suara dan Andi Mustamu Arfah, 1.075 suara.
BERITA TERKAIT
-
Diduga Dibunuh, Pria di Jeneponto Ditemukan Tewas Penuh Luka
-
Polisi Tangkap Pria Jeneponto yang Parangi Istri, Ternyata Residivis Narkoba
-
Dua Pegawai Setda Jeneponto Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Rutin Operasional
-
Tinjau Gudang Logistik KPU, Kapolres Jeneponto Temukan Sejumlah Masalah
-
Mobil Kades Jeneponto Dirusak, Diduga Imbas Pilkades