Muh. Syakir : Rabu, 17 November 2021 19:11
Usai divaksin warga mendapatkan hadiah satu rak telur.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Beragam cara dilakukan untuk mendorong animo masyarakat dalam menjalani vaksinasi. Di Bulukumba, warga yang mau divaksin dihadiahi telur.

Ini dilakukan di Desa Barombong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Pemdes setempat melakukan gerakan namanya gerebek vaksinasi COVID-19 berhadiah telur, Rabu (17/11/2021).

Kepala Desa Barombong, Mahfud mengatakan pihaknya punya tanggung jawab untuk mendukung program pemerintah. Olehnya ia siap menjadi garda terdepan untuk menyukseskan program vaksinasi di Bulukumba.

"Hari ini Kita siapkan 250 rak telur. Setiap warga yang ikut vaksin, kita beri 1 rak. Jadi kalau dalam 1 kepala keluarga, ada 4 yang ikut vaksin, maka kita juga beri 4 rak telur," kata Mahfud kepada wartawan di lokasi vaksinasi.

Menurut Mahfud, pengadaan telur untuk setiap warga yang divaksin, tidak berasal dari anggaran dana desa. Namun, pengadaan telur murni berasal secara pribadi kepala desa dua periode tersebut.

"Saya kira yang terpenting adalah kemauan. Apalagi untuk kepentingan orang banyak. Kita tak perlu hitung-menghitung soal pengeluaran. Kalau memang ada," ujarnya.

Pada proses vaksinasi tersebut, Mahfud menyebut sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Ponre terkait jumlah dosis vaksin yang akan dibawa ke lokasi.

"Rencana awal memang sekitar 250 sampai 300 dosis vaksin di sini. Makanya, kalau telur habis, kita akan siapkan paket-paket lain untuk diberikan ke warga. Namun setelah selesai vaksin, masih ada telur tersisa 23 rak," jelasnya.

Mahfud mengaku warga yang telah divaksin di desanya sudah mencapai angka di atas 80 persen. Meski begitu, pihaknya ingin angka tersebut terus bergerak.

"Jadi di Barombong itu sudah di atas 80 persen yang sudah divaksin. Kami termasuk desa yang paling tinggi angka vaksinasinya," tukasnya.

Di tempat yang sama, Tim Vaksinator Puskesmas Ponre, dr Muhammad Firdaus mengatakan bahwa dari warga yang ikut mendaftar untuk divaksin, tak semuanya lolos skrining.

"Ada 248 warga yang mendaftar tadi untuk ikut vaksin. Tapi, hanya 227 yang divaksin. Dosis pertama sebanyak 167. Dosis kedua 60," katanya.

Ia menyebut adapun warga yang tidak lolos skrining karena ditunda. Sebab katanya, warga yang tunda tersebut, hipertensi dan diabetes.

"Warga yang tunda ini, masih ada kemungkinan untuk mendaftar kembali untuk divaksin," imbuhnya.

Sekadar diketahui, vaksinasi tersebut, juga dihadiri oleh Ketua Bumdes Desa Barombong, Nur Alamsyah Anasing. Selain itu, hadir memantau sekaligus menertibkan warga yang ikut vaksin, dari personel dari Polsek Gantarang dan Koramil Gangking.

Jika dikalkulasi 250 rak, dikalikan dengan harga telur Rp38 ribu per rak, maka hasilnya sebesar Rp9,5 juta.