TORUT, PEDOMANMEDIA - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang membuka publikasi data stunting melalui e-PPGM, di Misiliana Hotel, Kecamatan Kesu' Jumat (19/12/2021). Pertemuan ini membahas progres penanganan stunting.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Torut Elisabeth R Zakaria dan Sitti Rahmatilah, staf Kesga dan Gizi Dinkes Sulawesi Selatan.
Bupati Torut menyampaikan, stunting adalah persoalan nasional. Pemerintah memiliki perhatian besar terhadap masalah ini.
"Penanganan stunting kita lakukan secara komprehensif. Bukan saja program tapi juga disuport dari sisi anggaran," terang Ombas, sapaan Bupati Yohanis Bassang.
Ombas meminta agar data mengenai stunting benar-benar valid. Sebab ini menentukan indikator sebuah daerah.
"Kalian hati-hati menyajikan data tentang stunting kita. Kenapa? Karena kalian kalau salah menyajikan data itu memengaruhi indeks pembangunan manusia yang ada di Kabupaten Toraja Utara," jelas Ombas.
Menurutnya, penanganan stunting harus melibatkan semua komponen. Mulai dari OPD, kecamatan hingga ke tingkat lembang.
"Marilah kita kerja keras. Soalnya stunting ini persoalan daerah dan persoalan negara karena ini menyangkut nyawa manusia, indeks pembangunan manusia itu bisa naik kalau dia sehat. Oleh karena itu marilah kita kerja keras," jelasnya.
Khusus kepada puskesmas, Ombas menyatakan, sebagai leading sektor, puskesmas harus aktif. Mulai dari pendataan hingga melakukan penanganan di masyarakat.
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026
-
Telan Rp12,3 M, Bupati Frederik Resmikan Jembatan Termahal di Torut