Muh. Syakir : Minggu, 01 November 2020 21:01
Ilustrasi

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi sebuah gempa tektonik terjadi Ahad pagi di laut Banda. Gempa dengan magnitude 6.0 ini terasa sampai ke hampir seluruh wilayah Sulawesi.

"Terjadi sekitar pukul 10.43 WIB, wilayah Saumlaki, Maluku. Tak berpotensi taunami," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis.

Daryono menyebutkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,28 LS dan 129,3 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 234 km arah Barat Kota Saumlaki, Maluku pada kedalaman 197 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan sesar naik oblique ( oblique thrust fault).

Ia mengakui dampak guncangan gempa tadi pagi dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi. Kawasan Saumlaki, Maluku, merasakan gempa dalam skala intensitas II-III MMI. Dalam skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan seakan akan ada truk berlalu.

Kemudian kawasan Dobo merasakan gempa dalam skala intensitas II MMI. Beberapa orang yang tinggal di Dobo merasakan gempa dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Kendati berada di laut dan kekuatannya cukup besar, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami," terang Daryono.

Ia juga mengemukakan, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).