Sabtu, 27 November 2021 17:54

Dewan Pendidikan Makassar Kritik Pemerintah: Guru di Daerah Tertinggal Minim Perhatian

Rudianto Lallo
Rudianto Lallo

Apresiasi terhadap kinerja atau prestasi guru-guru mesti menjadi catatan bagi pemerintahan. Hal ini sebagai upaya membuat mereka terlecut.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Gaji guru di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) masih terbilang jauh dari kata layak. Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo mengatakan momentum Hari Guru Nasional yang jatuh setiap 25 November, harus menjadi auto-kritik bagi penyelenggara pemerintahan.

“Inilah auto kritik kita penyelenggara pemerintahan. Apakah kepala daerah atau DPR, supaya harus hadir memperjuangkan aspirasi guru,” ujarnya.

Dia menambahkan, apresiasi terhadap kinerja atau prestasi guru-guru mesti menjadi catatan bagi pemerintahan. Hal ini sebagai upaya membuat mereka terlecut untuk selalu berinovasi dan meningkatkan kapasitasnya.

Baca Juga

“Di lini masa kita dihiasi ucapan selamat Hari Guru Nasional. Tapi Dewan Pendidikan justru mengapresiasi guru dengan memberikan penghargaan. Inilah bentuk perhatian kita,” imbuhnya.

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa saja dimanfaatkan untuk menambah kesejahteraan guru di daerah 3T, namun

nilainya tidak terlalu besar. Terbatas sesuai jumlah siswa.

“Tapi bukan hanya itu. Menurut saya pemerintah kota harus berinisiasi mencari pos-pos lain, khususnya untuk tenaga-tenaga non ASN tadi. Jangan disamakan dengan tenaga non ASN yang ada di dinas lain,” tegasnya.

Ketua Panitia Anugerah Guru Inspiratif, Mahmud BM menerangkan, dalam ajang ini, Dewan Pendidikan memberi penghargaan kepada 10 guru berprestasi dan berdedikasi dalam melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pendidik selama ini.

Masing-masing penghargaan tersebut diberikan kepada dua guru pengabdi, empat guru inspiratif kategori non ASN, dan empat guru inspiratif kategori ASN.

“Kami dari Dewan Pendidikan merayakan hari guru secara spesial dengan memberikan penghargaan terhadap guru-guru yang berdedikasi dan memberi inspirasi dalam mencerdaskan anak bangsa. Ini sebagai bentuk penghargaan terhadap guru yang sering terlupakan,” ungkap Mahmud.

Penulis : Nurjannah
Editor : Muh. Syakir
#Dewan Pendidikan Makassar #Rudiyanto Lallo
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer