Amrin : Rabu, 01 Desember 2021 13:54
Jubir Satgas Covid-19 Bone, Yusuf. (Foto Abustan Abiy)

BONE, PEDOMANMEDIA - Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bone Yusuf menyarankan masyarakat yang sudah vaksin untuk tidak perlu mencetak kartu vaksin.

Hal tersebut disampaikan Yusuf menanggapi rumor cetak kartu vaksin dengan kisaran biaya Rp15ribu saat usai menjalani vaksinasi di desa.

"Sudah vaksin tidak perlu cetak kartu. Mungkin saja ada pihak yang memanfaatkan menawarkan jasa print dalam bentuk kartu. Kalau saya sarankan tidak perlu. Cukup yang di HP saja," ungkapnya, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, keterangan sudah divaksin tidak mesti berbentuk kartu tapi bisa bentuk keterangan selembar kertas saja. Bahkan, kata dia, bagi yang sudah vaksin dan unduh aplikasi peduli lindungi disitu sudah kartu vaksin.

Sekretaris Dinkes Bone itu juga mengungkapkan, bahwa pada intinya pemberian vaksin tidak dipungut bayaran. Biaya operasional vaksinasi telah dianggarkan.

Melansir di laman Kontan.co.id sebagaimana dilansir Covid-19.go.id, di Indonesia setiap masyarakat yang telah disuntik vaksin Covid-19 baik dosis pertama maupun kedua akan mendapat sertifikat vaksin. Sertifikat ini bisa diunduh lewat situs Peduli Lindungi. Masyarakat cukup masuk ke situs www.pedulilindungi.id untuk bisa mengunduh sertifikat.

Namun, akhir-akhir ini banyak bermunculan jasa cetak kartu vaksin. Penyedia jasa ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi syarat perjalanan maupun mengakses layanan publik.