BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Peduli Hidup sehat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng, Sri Dewi Yanti sosialisasi penanganan dan pencegahan stunting, dan gizi buruk, di Ruang Pola kantor bupati setempat, Rabu (2/12/2021).
Ia berharap agar kader pembangunan masyarakat, petugas gizi, kader posyandu dan kader dasawisma tahun 2021 memahami tentang stunting dan gizi buruk.
Menurutnya, ada tiga titik yang perlu dijangkau dan diterapkan kepada masyarakat, yakni pola asuh, pola makan dan pola hidup sehat.
"Saya mengharapkan peran aktif dari para kader sehingga dapat mengurangi stunting pada balita. PKK sebagai mitra terstruktur Pemkab Bantaeng punya andil dalam melakukan upaya pencegahan dan penanganan stunting bagi bayi dan balita,".
Istri dari orang nomor satu di Bantaeng ini mengajak seluruh kader agar melakukan program inovasi untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.
Ia membeberkan bahwa saat ini ada tiga lokasi stunting yang akan membahas upaya pencegahan stunting dan gizi buruk yaitu Kecamatan Bantaeng, Pa'jukukang dan Eremerasa
terlihat bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh peserta sebanyak 36 orang dari 3 Desa/Kelurahan yaitu Kelurahan Lamalaka, Desa Baruga dan Desa Barua.