Sabtu, 04 Desember 2021 15:20

Setelah PPP, Giliran Nasdem Bujuk Ridwan Kamil Gabung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Int)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Int)

Farhan menyebut bahwa jika Nasdem punya basis massa dan modal kuat untuk Ridwan Kamil.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Keinginan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) untuk bergabung di partai politik pada tahun 2022 mendatang.

Pilihan bergabung ke partai politik ini ditengarai menjadi sinyal bagi Ridwan Kamil untuk berkontestasi di Pilpres 2024.

Ridwan Kamil banyak disebut akan memilih NasDem sebagai parpol pilihannya. Menanggapi ini, anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Muhammad Farhan angkat bicara. Farhan menekankan Ridwan Kamil jangan menunda-nunda untuk mendaftarkan diri jadi kader Partai NasDem.

Baca Juga

"Saya pribadi sangat mendorong RK masuk partai. Karena, partai menegaskan identitas politiknya dan RK bisa menjadi sumber inspirasi pengembangan partai modern," ujar Farhan dikutip dari Merdeka, Sabtu (4/12/2021).

Farhan menilai jika Ridwan Kamil mempunyai latar elektoral baik untuk berani ikut dalam persaingan Pilpres 2024. Namun, Ridwan Kamil juga diharapkan bisa menjadi contoh membangun etika politik yang bagus dan secara intensif membangun komunikasi politik yang hangat dengan berbagai elemen.

"Maka RK yang sudah punya modal di Jawa Barat harus berani maju, dengan tegas nyatakan niat untuk memimpin bangsa," kata Farhan.

"Tentu tidak mudah, karena ada sosok-sosok lain yang juga sama-sama penuh harapan seperti GP (Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah), SU (Sandiaga Uno Menparekraf) dan AB (Anies Baswedan Gubernur Jakarta)," imbuh Farhan.

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil dinilai perlu clear menunjukkan identitas politiknya. Farhan menyebut bahwa jika Nasdem punya basis massa dan modal kuat untuk Ridwan Kamil.

"Maka dari itu basis Nasionalis dan Religius harus digabungkan bukan didikotomikan. Ridwan Kamil adalah sosok pemimpin yang diharapkan mampu bersaing, memenuhi keinginan rakyat untuk memimpin Indonesia," ucap Ridwan.

"Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Hal terpenting adalah dukungan konstituen NasDem di Jawa Barat kepada RK masih kuat, maka RK hanya perlu menegaskan sikap," sambung Ridwan.

Sebelumnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuka pintu bagi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk bergabung. Emil akan dijanjikan PPP menjadi elite partai jika masuk partai berlambang ka'bah.

"PPP membuka pintu lebar untuk Kang Emil bergabung. Insya Allah kalau di PPP orang dengan kapasitas seperti Kang Emil akan langsung menjadi elite partai," kata Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, Jumat (3/12/2021).

Arsul menyebut, jika bergabung PPP, Emil tidak banyak berkompetisi dengan kader-kader PPP lain. Sebab, di PPP masih sangat jarang dan bisa dihitung jari orang-orang yang memiliki background intelektual, keilmuan dan teknokratis seperti Emil.

"Ini bisa dibandingkan dengan partai-partai lain yang orang-orang dengan background seperti itu sudah banyak sehingga harus terjadi kompetisi internal yang ketat lebih dulu untuk bisa tampil yang didepan dan menjadi 'primus interpares'," tuturnya.

 

Editor : Amrin
#Menuju Pilpres 2024 # Ridwan Kamil # Gubernur Jabar
Berikan Komentar Anda