Amrin : Minggu, 05 Desember 2021 16:13
Pria asal Gowa yang dilarikan ke RS usai ditikam di Kafe Noyu Makassar. (Foto: Ist)

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Seorang pria inisial AB (30) menjadi korban penganiayaan dan penikaman di Kafe Noyu Jalan Syarif Al Qadri, Kecamatan Makassar Kota Makassar pada dinihari tadi, Minggu (5/12/2021).

Pria beralamat Sungguminasa Kabupaten Gowa itu kini telah terkapar di RS Pelamonia Kota Makassar usai dirinya ditikam hingga bersimbah darah usai pesta miras bersama rekan-rekannya di kafe tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Makassar, Iptu Iqbal Usman yang dikonfirmasi membenarkan perihal penikaman itu.

Kata dia, pihaknya telah melakukan penyelidikan usai menerima laporan penganiayaan tersebut.

"Benar, dini hari tadi kejadiannya. Saksi atau rekan minum korban dari kejadian itu datang ke Mapolsek sekitar pukul 04.00 Witauntuk melaporkan kasus penganiayaan tersebut," ujar Iptu Iqbal dalam keterangannya kepada PEDOMANMEDIA, Minggu (5/12/2021).

Polisi berpangkat dua balok itu menjelaskan, bahwa kejadian itu bermula ketika korban (AB) bersama 4 rekannya yakni CW (29), AD (28) FA (29) dan A (30) sedang asyik menikmati minuman keras di kafe tersebut.

Tak lama berselang, mereka pun melihat ada keributan antar pengunjung di kafe itu yang tak jauh dari meja mereka juga minum. Namun, keributan itu akhirnya bisa diredam oleh pekerja kafe dan pengunjung lainnya.

Kemudian, sekira pukul 01.30 WITA korban bersama keempat orang temannya hendak pulang dan turun ke lantai 1 untuk buang air kecil di toilet.

Mereka pun secara bergantian masuk ke toilet. Rekan korban CW dan AD yang pertama masuk kemudian disusul FA dan A. Usai FA dan A keluar dari toilet keduanya pun heran lantaran tiga orang rekannya termasuk korban sudah tidak ada di kafe itu.

Keduanya yakni FA dan A pun keluar di parkiran dan melihat kendaraan korban dan rekan lainnya masih terparkir di parkiran kafe itu.

Tak lama berselang, FA dan A pun kembali melihat dari jauh keributan terjadi di dalam kafe. Saat keributan itu redah, FA dan A masuk kembali ke kafe dan mendapati rekannya yakni AB sudah terkapar bersimbah darah akibat luka tikaman di perutnya.

Usai kejadian itu, para saksi berusaha menolong korban dan membawa ke RS. Dadi Jalan Lanto Daeng Pasewang. Disitu pihak RS. Dadi kemudian merujuk korban ke RS Pelamonia Jalan Jend. Sudirman Makassar guna mendapatkan perawatan secara intensif, mengingat korban mengalami luka robek pada perut sebelah kanan dibawa pusar akibat tusukan sajam jenis badik.

"Jadi korban ini sempat dilarikan di RS Dadi karena lukanya parah akibat luka tusukan badik di perut sebelah kanan dibawa pusar membuat korban untuk dirujuk ke RS Pelamonia," ungkap Iptu Iqbal.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Panakukkang ini menyebut, bahwa kuat dugaan pelaku penikaman itu merupakan pengunjung dari kafe tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, kata Iptu Iqbal, para pelaku berjumlah 6 orang dengan mengendarai 3 unit sepeda motor saling berboncengan.

"Dari hasil pemeriksaan awal saat anggota ke TKP dan keterangan para saksi pelaku berkisar 6 orang mereka saling berboncengan dengan membawa senjata tajam jenis badik, dan anak panah jenis busur. Usai mereka melakukan penganiayaan selanjutnya para pelaku ini dilihat oleh saksi melarikan diri ke arah Jalan Bulu Kunyi Makassar," jelas Iptu Iqbal

Hingga kini, lanjut dia, pihaknya pun masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku dan motif penganiayaan itu.

"Jadi kasus ini sementara dalam penyelidikan untuk segera kami ungkap," terang Iptu Iqbal Usman.