Muh. Syakir : Senin, 13 Desember 2021 17:25
Irma Patandung

TORUT, PEDOMANMEDIA - Anggaran biaya kajian perencanaan kegiatan di Bappeda Toraja Utara tahun 2021 menelan Rp3,3 miliar. Anggaran ini dinilai fantastis dan terkesan tidak wajar.

Menanggapi hal itu Kepala Bidang Anggaran BPKAD Torut, Salmon mengaku tak bisa merinci mengenai item-itemnya. Menurutnya, Bappeda lebih mengetahui rincian itu.

"Anggaran keselurahan perencanaan pada kantor Bappeda tahun ini memang Rp3,3 miliar. Tapi secara rinci saya tidak tahu," kata Salmon.

Menurut Salmon, dinas teknis jauh lebih tahu anggaran kegiatannya masing-masing. Karena merekalah yang menentukan program dari tahap awal sampai pelaksanaan.

"Jadi lebih baik ditanyakan ke Bappeda. Tentu mereka lebih rinci," paparnya.

Sementara itu Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Toraja Utara, Irma Patandung mengaku tidak tahu pasti soal jumlah anggaran perencanaannya. Dia berbalik menyebut BPKAD sebagai pihak yang paling paham soal itemnya.

"Kalau kita mau tahu soal jumlah anggaran kajian kami silakan ke bidang angaran pak di BPKAD. Cari di sana namanya Pak Salmon. Beliau kepala bidang anggaran. Dia yang tahu soal itu," kata Irma.

Irma tak mau merinci penyaluran anggaran yang disebut mencapai Rp3,3 miliar. Menurut dia, berapapun nilai anggaran tentu disesuaikan dengan kebutuhan.

Saat ditanya jumlah anggarannya yang terbilang fantastis, Irma juga tak mau menanggapinya. Ia kembali mengarahkan ke BPKAD.

"Itukan dia (BPKAD) lebih tahu. Jadi tanya ke sana saja," imbuhnya.