MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Aksi brutal iring-iringan pengantar jenazah di Kota Makassar kembali viral. Kali ini, seorang pengendara dianiaya hingga luka dan mobilnya dirusak.
Korban adalah dosen di salah satu kampus swasta di Makassar. Ia juga merupakan alumni Fakultas Teknik Unhas.
Sesama alumni, Rachmat Sasmito yang juga Ketua Pemuda Tani HKTI Sulsel ikut angkat bicara terkait kejadian ini.
"Sebagai alumni teknik dan juga bagian dari sahabat korban sangat menyayangkan kejadian anarkis tersebut. Sepertinya pelaku tidak memahami budaya kearifan lokal sehingga bertindak seenaknya saja," kecam Rachmat, kepada PEDOMANMEDIA, Rabu (15/12/2021).
Dalam video yang viral di media sosial, tampak iring-iringan pengantar jenazah anarkis melintas di Jalan Sunu, Makassar, pada Selasa (14/12) sekitar pukul 15.30 Wita. Sementara korban melaju dari arah berlawanan.
Tanpa disangka, sejumlah iring-iringan yang menggunakan sepeda motor turun dari kendaraannya. Selanjutnya, pengendara itu dianiaya hingga mobilnya menjadi sasaran perusakan.
"Sesama alumni teknik tentunya tidak terima kejadian ini dan meminta aparat kepolisian memberi hukuman yang seberat beratnya bagi para pelaku sekaligus menjadi pembelajaran bagi yang lain agar tidak terulang kembali kejadian yang sama," pinta Mito.
BERITA TERKAIT
-
Pemuda Tani HKTI Sulsel Dukung Program Swasembada Pangan: Jalan Menuju Kesejahteraan
-
Begini Kronologi Anggota Polisi di Makassar Dikeroyok Pengantar Jenazah hingga Babak Belur
-
Keroyok Anggota Polisi, 4 Orang Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Ditangkap
-
Pemuda Tani HKTI Sulsel: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan
-
Rachmat Sasmito: Terus Berkarya PEDOMANMEDIA, Lahirkan Jurnalis yang Andal