Mahasiswa Hukum Belajar Produksi Biodiesel di Lab Teknik Kimia UKI Paulus
Mahasiswi Fakultas Hukum yang terlibat dalam program ini mengaku senang karena bisa menyerap pengetahuan di bidang teknologi produksi.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Lima orang mahasiswa dari program Studi Ilmu Hukum melakukan penelitian produksi biodiesel di laboratorium Program Studi Teknik Kimia, UKI Paulus. Penelitian ini terselenggara atas kolaborasi antarprodi.
Beberapa mahasiswa yang ikut terlibat di antaranya 3 orang mahasiswa dari Teknik Mesin, 4 dari Teknik Elektro dan 5 orang dari Teknik Kimia.
Program ini merupakan salah satu judul penelitian yang dilaksanakan oleh Tim Peneliti LPPM UKI Paulus melalui pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Program MBKM sendiri diraih UKI Paulus dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada Desember 2021.
Dari 4.000 lebih perguruan tinggi di Indonesia, UKI Paulus menjadi salah satu yang menerima kucuran dana dari program ini. UKI Paulus menerima hibah sebesar Rp1,3 miliar dan menempati posisi ke 66 dari 110 PTS.
Tim peneliti terdiri atas 3 orang yaitu Dr Yoel Pasae sebagai ketua tim dari Prodi Teknik Kimia, dan anggota 2 orang yaitu Dr Liberthin Palullungan SH MH dari Prodi Ilmu Hukum dan Dr Petrus MSi dari Prodi Manajemen.
Penelitian yang dilaksanakan berjudul “Scale Up Produksi Biodiesel Menggunakan Pilot Plant Kapasitas 50 Liter/Batch Sebagai Wahana Implementasi Project Based Learning Merdeka Belajar Kampus Merdeka”.
Dalam mendesain Program Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning), tim peneliti melibatkan ahli perancangan pembelajaran dari FMIPA Kimia Universitas Negeri Makasssar yaitu Dr Eda Lolo Allo.
Kadek Sulasmini, salah seorang mahasiswi Fakultas Hukum yang terlibat dalam program ini mengaku senang karena bisa menyerap wawasan dan pengetahuan dalam bidang teknologi produksi. Menurutnya ini sesuatu yang baru dan bernilai positif.
"Kami juga dapat melakukan langsung penyiapan dan pengujian bahan baku serta proses produksi biodiesel," katanya.
Mahasiwa Fakultas Hukum lainnya yaitu Des Maicho Elwin mengungkapkan bahwa setelah terlibat langsung mengikuti program penelitian MBKM ini, ia mendapatkan wawasan kewirausahaan yang dapat menjadi bekalnya kelak.
"Sangat banyak hal positif yang bisa kami ambil daei kolaborasi ini. Saya yakin ini akan bermanfaat bagi kami di masa depan," terang Des Maicho.
Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, Inovasi dan Publikasi UKI Paulus, Dr Liberthin Palulullungan SH MH mengapresiasi penelitian biodiesel yang telah dikembangkan di Program Studi Teknik Kimia. Penelitian ini telah dilakukan mulai dari produksi kapasitas kecil sampai pilot plant.
Dikatakannya hal ini telah sejalan dengan rencana strategis penelitian pada LPPM UKI Paulus.
Sementara itu Ketua Tim Pelaksana Penelitian Dr Yoel Pasae memuji terobosan Dirjen Dikti-Ristek melalui LPPM UKI Paulus yang mengadakan program penelitian kebijakan MBKM tahun 2021 ini. Ia berharap program serupa dapat berlanjut pada tahun yang akan datang dengan alokasi waktu dan dana yang lebih besar.
"Sehingga dapat membuka peluang bagi mahasiswa dari perguruan tinggi lain yang berminat mengikuti kegiatan riset biodiesel yang ditekuninya," jelasnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
