Kamis, 23 Desember 2021 09:41

Hari ini Bertambah 3 Pasien Omicron: Alami Gejala Batuk Ringan

llustrasi (int)
llustrasi (int)

Seluruh kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia adalah imported case.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Tiga pasien baru varian Omicron di Indonesia dilaporkan dalam kondisi sehat. Mereka hanya mengalami gejala batuk ringan.

"Ada gejala batuk ringan. Tapi kondisinya sehat," ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).

Dengan tambahan tiga kasus baru ini, total ada 8 pasien Corona varian Omicron di Indonesia. Nadia menyebut tiga kasus baru ini berasal dari Malaysia dan Kongo yang merupakan PMI.

Baca Juga

Sebelumnya, Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menahan diri terlebih dahulu agar tidak ke luar negeri untuk liburan akhir tahun. Ini adalah cara untuk membendung makin banyak masuknya varian Omicron ke Indonesia.

"Ke luar negeri itu kan mungkin hanya 20 ribu-30 ribu orang Indonesia yang mampu ke sana pasti untuk liburan. Cobalah pada kesempatan ini, ditahan dulu keinginan untuk berlibur," kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Rabu (22/12/2021) malam.

Saat ini, seluruh kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia adalah imported case. Itu artinya, para pasien memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

Menkes Budi mengingatkan bahwa risiko liburan ke luar negeri saat ini bukan hanya pada diri sendiri si pelaku perjalanan. Orang dekat hingga masyarakat lain yang tetap berada di dalam negeri pun bisa tertular.

"Kenapa? Karena sangat berisiko tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk keluarganya, tetangganya, dan seluruh rakyat Indonesia. Kalau bisa dibatalkan saja deh, nanti ke luar negerinya setelah reda," ucapnya.

Sebelumnya, sudah ada tiga kasus positif virus corona varian omicron yang terdeteksi di Indonesia. Mereka yang terinfeksi antara lain petugas kebersihan Wisma Atlet Kemayoran, dan masing-masing WNI pelaku perjalanan dari Amerika Serikat dan Inggris.

Adanya penambahan ini membuat pemerintah melakukan pengetatan di pintu masuk negara terus diperketat, terutama di perbatasan laut, dan darat. Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara.

 

Editor : Muh. Syakir
#Varian Omicron #Kemenkes RI
Berikan Komentar Anda