Jumat, 24 Desember 2021 09:34

Zaitun Rasmin 'Oppo' Pimpin Wahdah Islamiyah

Zaitun Rasmin kembali terpilih di Muktamar IV Wahdah Islamiyah.
Zaitun Rasmin kembali terpilih di Muktamar IV Wahdah Islamiyah.

Struktur kepengurusan yang dihasilkan dalam pelaksanaan muktamar kali ini tidak mengalami perubahan berarti.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Muhammad Zaitun Rasmin kembali menahkodai Wahdah Islamiyah setelah terpilih melalui Muktamar IV yang dibuka 19 Desember lalu. Muktamar ditutup Rabu 22 Desember 2021.

“Alhamdulillah, beliau kembali yang diamanahkan untuk memimpin Wahdah Islamiyah,” kata Ketua Pengarah Muktamar IV Wahdah Islamiyah, Ustaz Syaibani Mujiono, Kamis (23/12/2021).

Syaibani menyampaikan, struktur kepengurusan yang dihasilkan dalam pelaksanaan muktamar kali ini tidak mengalami perubahan berarti. Selain Ustaz Zaitun, Sekjen DPP kembali dijabat Ustaz Syaibani Mujiono.

Baca Juga

Selanjutnya Ustaz Muhammad Ikhwan Jalil sebagai Ketua Dewan Syuro, Ustaz Yusran Anshar sebagai Ketua Dewan Syariah, dan Ustaz Rahmat Abdul Rahman sebagai Ketua Harian, serta Profesor Abdul Hamid Habbe sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Muktamar Wahdah Islamiyah dibuka oleh Wapres Ma'ruf Amin dan diramaikan oleh tokoh nasional seperti Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno.

Ustaz Syaibani pun berpesan agar program dakwah kembali digiatkan dan ditingkatkan.

“Harapan kita bersama adalah mari kembali menggiatkan dan meningkatkan program dakwah. Kemudian, khusus untuk bidang keluarga, sebagaimana pesan dari pimpinan umum, ada tiga M, yakni madrasah, ma’wa dan markaz,” ujarnya.

Ustaz Syaibani menjelaskan, pimpinan umum ormas tersebut berharap agar para pengurus, kader, bahkan simpatisan dan keluarga umat Islam pada umumnya agar betul-betul memperhatikan keluarga dan rumah tangga mereka, yang berkaitan dengan ma’wa.

Kemudian, keluarga sebagai madrasah agar supaya keluarga menjadi pendidikan bagi anggota keluarga. Yang terakhir adalah markaz. Menjadikan keluarga sebagai lingkungan dakwah atau markaz dakwah, utamanya dalam melahirkan generasi Islam yang cemerlang.

“Itu harapan terbesar dari pimpinan umum yang semoga atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala mampu kita wujudkan bersama. Aamiin,” terang Ustaz Syaibani.

Terpisah, beberapa kader Wahdah Islamiah di sejumlah daerah mengaku santai-santai saja dengan hasil muktamar ke IV tersebut. Menurutnya, hasil muktamar Wahdah Islamiah kali ini sudah menempatkan kader-kader terbaik yang dapat dipercaya. Selain itu, potensi perpecahan di internal disebut mustahil.

"Saya kira biasa saja, dinamika di Wahdah itu tidak pernah memanas kalau cuma posisi (di ormas) tidak pernah ada rebutan kekuasaan apalagi saling sikut," ungkap Muhammad Darman, salah satu kader Wahdah asal Enrekang.

Efendi, kader Wahdah asal Sidrap juga mengamini, ke depan hasil Muktamar IV tidak akan membawa gejolak panas di tingkat akar rumput.

"Kalau di kami itu dinamis dan santai ji, kita mengabdi untuk umat, di posisi mana saja asal membawa manfaat," tutupnya.

Penulis: Rukhnuddin

Editor : Muh. Syakir
#Wahdah Islamiyah #Zaitun Rasmin
Berikan Komentar Anda