GOWA, PEDOMANMEDIA - Mengacu pada prestasi dan kinerja dalam menentukan para pejabatnya menjadi penegasan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat lingkup Pemkab Gowa, Rabu (4/1/2022) di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa.
Adnan melantik ratusan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional lingkup Pemkab Gowa.
"Yang dibutuhkan itu yang loyal, disiplin, dan bekerja sesuai aturan. Kalau itu semua sudah dilakukan dan ada, tidak perlu pakai dekkeng. Kami punya standar penilaian, tak perlu dekeng. Saya tidak pernah menerima titipan. Karena titipan pasti akan loyal ke dekkengnya. Bukan kepada pimpinannya. Tidak ada beban untuk jalankan berbagai program yang memang harus dijalankan. Saya bersama Wabup akan terus evaluasi selama 6 bulan sampai setahun setelah pelantikan. Ini jadi tingkatkan kinerja. Jangan bekerja baik sebelum dilantik, tapi setelah dilantik malah turun kinerjanya," tegas Bupati dua periode ini di hadapan Forkopimda yang hadir dalam pelantikan.
Adnan juga mengatakan, bahwa di periode keduanya ini seluruh jajaran tidak boleh terlena. Karena target yang diungkapkan Adnan adalah prestasi kinerja yang harus lebih dari periode sebelumnya.
"Kalau periode lalu kita dapatkan 143 penghargaan secara nasional dan internasional. Itu adalah buah kekompakan dan kebersamaan dari kita. Ratusan penghargaan dalam lima tahun di periode lalu itu bukanlah hal yang biasa. Di periode ini, semua harus lebih baik. Oleh sebab itu, saya kasi jabatan dan amanah, saya evaluasi 6 bulan. Kalau masih pakai cara-cara lama, silahkan keluar dari sistem. Karena kita butuh yang mampu sesuaikan dengan cara-cara baru dan ikuti perkembangan zaman," jelasnya.
Mutasi pertama yang dilakukan Adnan dan Abd Rauf sejak dilantik Februari 2021 lalu sebagai Bupati dan Wabup Gowa ini, disebut Adnan sebagai upaya mengisi kekosongan jabatan yang ada.
"Mutasi dan pelantikan ini baru dilakukan 11 bulan setelah pelantikan, karena semua adalah teman dan tidak ada musuh. Sehingga tak perlu diganti. Ini hanya mengisi kekosongan, promosi, dan pergeseran. Saat ini masih ada 7 jabatan eselon 2 yang masih kosong karena pejabatnya pensiun. Tetapi dari mutasi ini, kami akan melakukan evaluasi selama 6 bulan hingga setahun. Pergeseran, mutasi dan promosi jabatan ini saya diskusikan berdua dengan pak Wabup. Jadi meskipun ada rekomendasi dari atasannya, belum tentu itu yang kami setujui. Karena kami punya penilaian dan pertimbangan sendiri," ungkap Bupati.
Penulis: Elien Marlina
BERITA TERKAIT
-
Darmawangsyah Dorong KNPI Gowa Terus Berkontribusi dalam Pembangunan Kepemudaan
-
Pj Gubernur Sulsel-Kapolda Kompak Dukung Event Beautiful Malino
-
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Adnan Cek Kehadiran ASN Pemkab Gowa
-
Koalisi Aktivis Perempuan Sulsel Ikut Kawal Kasus Pemerkosaan yang Libatkan Anak Pejabat di Gowa
-
Dekranasda Gowa Pamerkan Sarung Sutera Cura' Labba di Inacraft 2024