JENEPONTO, PEDOMANMEDIA - Kepala Desa Pappalluang, Kabupaten Jeneponto, MS, resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan ijazah. Polisi mengungkap, MS memalsukan ijazah sejak periode pertamanya, 2015.
"Pemalsuan ijazah sudah dilakukan tersangka sejak periode pertamanya 2015. Namun baru terungkap setelah terpilih lagi di periode kedua," terang Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Hambali dalam keterangan pers, Kamis (6/1/2021). Turut hadir dalam konferensi pers ini Kanit Tipikor Ipda Uji Mughini dan Aiptu Surianto.
Hambali mengatakan, MS resmi dijadikan tersangka atas dugaan pemalsukan data dokumen saat pendaftaran Pilkades 2015 dan 2021 lalu.
"Kami dari pihak kepolisian resmi sudah menetapkan sebagai tersangka, Kades Pappalluang sejak 31 Januari 2022 malam, dengan dugaan pemalsuan dokumen," ujar AKP Hambali
Dia menyebut, MS telah diperiksa intensif. Tersangka dikenakan pasal 266 ayat 1 dengan ancaman hukuman tujuh (7) tahun penjara. Adapun dokumen yang dipalsukan, salah satunya berupa ijazah.
MS ditangkap hanya berselang sehari usai dilantik. Ia dilantik bersama 40 kades lainnya pada Kamis (30/12/2021).
Pria 41 tahun itu diduga kuat telah melakukan pemalsuan ijazah saat mengikuti pemilihan calon kepala desa 2021 lalu di Jeneponto. Laporan diterima polisi sebelum dilantik.
Penulis: Mahmud Sewang.
BERITA TERKAIT
-
Diduga Dibunuh, Pria di Jeneponto Ditemukan Tewas Penuh Luka
-
Polisi Tangkap Pria Jeneponto yang Parangi Istri, Ternyata Residivis Narkoba
-
Dua Pegawai Setda Jeneponto Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Rutin Operasional
-
Tinjau Gudang Logistik KPU, Kapolres Jeneponto Temukan Sejumlah Masalah
-
Bupati Jeneponto Puji Kehadiran Kantor Subsektor Polsek Bontoramba