Muh. Syakir : Minggu, 16 Januari 2022 11:12
Tommy Soeharto

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto memberi respons atas keputusan pemerintah melelang aset miliknya senilai Rp2,4 triliun. Tommy tetap menganggap ia tak tersangkut utang piutang di kasus BLBI.

Aset Tommy sendiri telah dilelang pada Rabu (12/1/2022) dengan harga Rp 2,4 triliun. Tapi tidak ada satu pun peminat yang mengajukan penawaran.

Dikutip Kompas.com, aset atas nama PT Timor Putra Nasional (TPN) itu dilelang dalam kaitannya sebagai jaminan yang disita pemerintah terkait utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Hasil lelang rencananya akan dikembalikan ke kas negara untuk mengurangi kerugian akibat korupsi BLBI di masa silam.

Nilai limit lelang yang diminta Kemenkeu sebesar Rp2,45 triliun dengan uang jaminan Rp1 triliun.

Karena lelang pertama tidak ada peminat, pemerintah memutuskan untuk melakukan lelang ulang atau lelang tambahan. Kendati demikian, jadwal pelaksanaan lelang masih akan didiskusikan terlebih dahulu.

Seperti diketahui, tanah milik Tommy Soeharto yang dilelang berjumlah 4 bidang yang letaknya di daerah Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Meski pemerintah sudah menyita tanahnya dan dijual melalui lelang, Tommy Soeharto sendiri masih bersikeras merasa tak memiliki utang sepeser pun kepada negara terkait BLBI.

"Enggak ada penyitaan itu, orang enggak ada utangnya kok," ujar Tommy usai acara Groundbreaking Club House New Palm Hill di Sentul Bogor.

Namun, Tommy enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai langkah-langkah apa yang akan diambil ke depannya.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Liquiditas Bank Indonesia (BLBI) menyita aset PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto di Kawasan Industri Mandala Pratama Permai, Dawuan, Karawang, Jumat (5/11/2021).

"Nanti kan, bulan depan kan. Kita tunggu. Sudah, cukup ya," kata Tommy.

Saat ini, Tommy Soeharto sedang sibuk membangun Lapangan Golf Eco Green 87 hektar, 18 hole, senilai Rp 200 miliar.